back to top

CARE Bantah Ada Fakta di Balik Volatilitas Saham

Emitentrust.com – PT Metro Healthcare Indonesia Tbk (CARE) memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham Perseroan dalam beberapa waktu terakhir.

Henry Kembaren selaku Direktur CARE menegaskan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan maupun keputusan investasi pemodal.

Penjelasan tersebut disampaikan sebagai respons atas surat permintaan klarifikasi dari BEI nomor S-05433/BEI.PP1/05-2026 tertanggal 12 Mei 2026 mengenai volatilitas perdagangan saham CARE.

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal,” tulis Henry Senin (18/5).

Perseroan juga memastikan belum terdapat informasi penting lainnya yang material dan belum diungkapkan kepada publik yang dapat mempengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Selain itu, manajemen menyebut tidak mengetahui adanya aktivitas tertentu dari pemegang saham sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaporan perubahan kepemilikan saham perusahaan terbuka.

Terkait rencana aksi korporasi, PT Metro Healthcare Indonesia Tbk mengungkapkan bahwa saat ini Perseroan tengah dalam proses pengajuan penawaran umum berkelanjutan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I kepada investor profesional.

Namun demikian, Perseroan menegaskan belum memiliki rencana aksi korporasi lain yang dapat berdampak terhadap pencatatan saham dalam waktu dekat.

Manajemen juga menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat rencana dari pemegang saham utama terkait perubahan kepemilikan saham di Perseroan.

Sebagai informasi, pada perdagangan hari ini Senin (18/5) saham CARE turun 0,49 persen ke level Rp410.
Dalam seminggu turun 1,91 persen. Dalam sebulan drop 2,84 persen.

Artikel Terkait

ERAL Lepas 90,1% Saham Anak Usaha ke Produsen Mobil Listrik XPENG

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) mengumumkan perubahan struktur kepemilikan pada entitas anaknya, PT Era Industri Otomotif (EIDO), setelah perusahaan kendaraan listrik asal China, XPENG Inc.,

IHSG Ambles! Level 6.500 Jebol, Seluruh Sektor Tumbang di Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan sesi pertama IHSG anjlok 3,76% atau terpangkas 2.52% ke level 6.470,34.

NTBK Setujui Bagikan Dividen Meski Laba 2025 Masih Mini

PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) resmi menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 13 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru