back to top

CBDK Angkut 5,8 Juta Saham dalam Sebulan Buyback

Emitentrust.com – Emiten milik Aguan dan Salim Grup Emiten properti PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) terus menggeber program pembelian kembali saham (share buyback) sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Perseroan menjalankan program buyback melalui perdagangan di Bursa Efek Indonesia sejak 3 Februari 2026 hingga 2 Mei 2026 dengan alokasi dana maksimal Rp250 miliar yang bersumber dari kas internal.

Hingga Februari 2026, manajemen mengungkapkan bahwa PT Bangun Kosambi Sukses Tbk telah membeli kembali sebanyak 5,81 juta saham dari pasar.

Manajemen menyatakan langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham di tengah dinamika pasar, sekaligus menunjukkan keyakinan bahwa valuasi saham perseroan saat ini belum sepenuhnya mencerminkan fundamental dan prospek pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, program buyback juga menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat struktur permodalan serta meningkatkan nilai bagi pemegang saham.

Dari sisi kinerja, perseroan mencatat hasil yang solid sepanjang 2025. Pendapatan tercatat mencapai Rp2,5 triliun, meningkat sekitar 11% secara tahunan.

Sementara itu, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk melonjak 48% YoY menjadi Rp1,4 triliun. Kinerja tersebut tercermin dari margin laba kotor sebesar 66% dan margin laba bersih 54%, menandakan kualitas pendapatan yang semakin kuat.

Peningkatan kinerja ini didukung oleh komposisi produk yang optimal serta monetisasi portofolio aset dan pengembangan kawasan, khususnya di distrik bisnis Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2).

Per 31 Desember 2025, total aset PT Bangun Kosambi Sukses Tbk tercatat sekitar Rp23 triliun, yang menjadi fondasi kuat untuk mendukung pengembangan kawasan dan proyek-proyek strategis perseroan ke depan.

Pada perdagangan hari ini saham CBDK turun 0,21 persen ke level Rp4.670. dalam sepekan terakhir turun 3,5 persen dari harga Rp 4.810. dalam sebulan drop 26,1 persen dari harga Rp6.350 per lembar.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru