back to top

Chandra Asri (TPIA) Pastikan Dana Obligasi Rp587M, Aman!

Emitentrust.com- Emiten milik Prajogo Pangestu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) memastikan kesiapan dana untuk melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2021 Seri B yang akan jatuh tempo pada 15 April 2026.

Dalam keterangannya perseroan menyatakan telah menyiapkan dana sebesar Rp587,95 miliar untuk pembayaran pokok obligasi tersebut.

Direktur TPIA, Suryandi, menyampaikan bahwa penyampaian informasi ini dilakukan sesuai ketentuan Perubahan Peraturan BEI Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi yang mulai berlaku sejak 1 Oktober 2022.

“Perseroan menyampaikan kesiapan dana untuk melakukan pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan III Chandra Asri Petrochemical Tahap III Tahun 2021 Seri B yang akan jatuh tempo pada 15 April 2026 sebesar Rp587.950.000.000,” ujar Suryandi dalam keterbukaan informasi, Selasa (17/3).

Perseroan menjelaskan bahwa pembayaran pokok obligasi beserta kupon terakhir akan dilakukan melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia sesuai dengan ketentuan yang berlaku di pasar modal.

Manajemen juga menegaskan bahwa informasi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan petrokimia terintegrasi tersebut dalam menjaga kepercayaan investor dan memenuhi kewajiban kepada pemegang obligasi.

Artikel Terkait

HDFA Setujui Penjaminan Aset dan Tak Ada Dividen

PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

GUNA Tetapkan Dividen Rp7,46 per Lembar, Cum 9 Juni

PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp7,46 per saham dari laba tahun buku 2025.

SMKL Siapkan Dividen Rp10,25M, Cum Date Besok!

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp10,25 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026

Populer 7 Hari

Berita Terbaru