back to top

DAAZ Kucurkan Dana Lagi ke Anak Usaha Batu Bara

Emitentrust.com- Emiten sektor perdagangan batubara, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ), mengumumkan peningkatan fasilitas pinjaman kepada pihak afiliasi, PT Bara Makmur Dwitama.

Melalui keterbukaan informasi disebutkan, Perseroan menambah kucuran dana sebesar Rp15,5 miliar yang ditujukan untuk memperkuat modal kerja operasional. Transaksi yang ditandatangani pada 4 Maret 2026 ini merupakan tambahan atas fasilitas pinjaman yang sudah ada sebelumnya.

Dengan penambahan tersebut, total plafon pinjaman yang diberikan DAAZ kepada PT Bara Makmur Dwitama meningkat dari Rp22 miliar menjadi Rp37,5 miliar. Manajemen DAAZ menjelaskan bahwa dana yang dipinjamkan tersebut bersumber dari hasil penerbitan Obligasi I Daaz Bara Lestari Tahun 2025. Langkah ini disebut telah sesuai dengan rencana penggunaan dana yang ditetapkan dalam prospektus obligasi tersebut.

“Transaksi merupakan tambahan fasilitas pinjaman untuk kebutuhan modal kerja pembelian batubara,” tulis manajemen dalam dokumen yang dirilis Kamis (5/3).

Secara komersial, pinjaman antar-perusahaan ini dikenakan tingkat bunga sebesar 8,85% per tahun. Adapun jangka waktu pinjaman atau tenor disepakati selama 370 hari terhitung sejak tanggal perjanjian pinjaman dilakukan.

Hubungan afiliasi kedua entitas ini muncul karena PT Daaz Bara Lestari Tbk bertindak sebagai pemegang saham pengendali pada PT Bara Makmur Dwitama. Transaksi ini diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai pasok batubara yang dikelola oleh grup perusahaan.

Artikel Terkait

Pemegang Saham Ini Lego 29 Juta KETR Harga Diskon

PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melaporkan bahwa PT Lintas Benua telah melepas kepemilikan sahamnya pada 16 dan 17 April 2026.

Maybank (BNII) Bagi Dividen Rp580M, Cek Jadwal Cum Date

Emiten perbankan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp580,08 miliar.

Komisaris TGUK Tiba-Tiba Mundur, Kenapa?

PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK) mengumumkan pengunduran diri Komisaris Independen perseroan, Wijanarko, SE.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru