back to top

Dapat Restu Right Issue, Saham RMKO Melejit ARA

Emitentrust.com – Emiten jasa pertambangan, PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini Rabu (8/4).

RUPSLB, pemegang saham menyetujui Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau right issue.

Perseroan berencana menerbitkan hingga 512 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham, atau setara maksimal 29,06% dari modal ditempatkan dan disetor setelah aksi korporasi.

Seluruh dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja, termasuk mendukung ekspansi proyek jasa pertambangan dan optimalisasi infrastruktur.

Tak hanya rights issue, RUPSLB juga menyetujui perombakan signifikan di jajaran manajemen.

William Saputra resmi menjabat sebagai Direktur Utama
– Elbert ditunjuk sebagai Direktur Keuangan
– Daniel Yosa sebagai Direktur Operasional
– Vincent Saputra menjadi Komisaris Utama
– Rokhmad Sunanto tetap sebagai Komisaris Independen

Masuknya Elbert dan Daniel dinilai membawa kombinasi kuat antara keahlian finansial dan operasional tambang.

Manajemen menegaskan, aksi ini akan membuka peluang ekspansi ke klien-klien baru, terutama di sektor hulu seperti: pertambangan, hauling road dan stasiun muat.

Direktur Utama William Saputra menyebut rights issue ini akan memperkuat struktur permodalan sekaligus meningkatkan fleksibilitas ekspansi bisnis.

Sementara itu, Komisaris Independen Rokhmad Sunanto menilai langkah ini krusial untuk mendorong efisiensi operasional dan memperbaiki kinerja keuangan ke depan.

Dengan kombinasi tambahan modal dan perombakan manajemen, RMKO menunjukkan ambisi untuk naik kelas di industri jasa pertambangan.

Strategi ini juga diarahkan untuk memaksimalkan infrastruktur terintegrasi yang telah dimiliki perseroan, sekaligus memperkuat daya saing di tengah meningkatnya kebutuhan jasa tambang nasional.

Pada perdagangan hari ini Saham RMKO naik 25 persen atau mentok ARA ke level Rp535.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Melejit 4,42%, Semua Sektor Kompak Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat tajam pada akhir perdagangan Rabu (8/4/2026). IHSG melonjak 308,18 poin atau 4,42% ke level 7.279,20

Kinerja Moncer 2025, Saham BBCA Diprediksi Ngebut

Analis pasar modal memproyeksikan bahwa saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akan kembali menguat setelah mengalami penurunan cukup signifikan sejak awal tahun 2026.

Publik Kuasai 66%, Siapa Tan Heng Lok Penerima Manfaat Akhir MKNT?

Porsi saham publik (free float) PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk melonjak dominan hingga 66,11%, menjadikannya salah satu emiten dengan distribusi saham paling luas di pasar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru