back to top

308 Juta Saham IATA Dilepas dalam Tiga Hari Senilai Rp18,19 Miliar

Emitentrust.com – PT MNC Asia Holding Tbk mengurangi kepemilikannya di PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) dengan melepas sebanyak 308.225.000 saham melalui serangkaian transaksi pada pertengahan Juli 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 17 Juli 2026, transaksi penjualan dilakukan secara tidak langsung dalam tiga tahap, yakni pada 14 Juli, 15 Juli, dan 16 Juli 2026.

Seluruh transaksi dilakukan pada harga Rp59 per saham dengan tujuan mendukung rencana strategis Perseroan.

Rincian transaksi
14 Juli 2026: 41.000.000 saham × Rp59 = Rp2.419.000.000
15 Juli 2026: 8.475.000 saham × Rp59 = Rp500.025.000
16 Juli 2026: 258.750.000 saham × Rp59 = Rp15.266.250.000

Total saham yang dijual: 308.225.000 saham denganl nilai transaksi sekitar Rp18,19 miliar

Sebelum transaksi, MNC Asia Holding memiliki 2.443.810.566 saham atau setara 7,81% kepemilikan di IATA. Setelah penjualan, kepemilikannya berkurang menjadi 2.135.585.566 saham atau 6,83% dari total saham yang diterbitkan Perseroan.

Dalam laporan tersebut, MNC Asia Holding juga menegaskan bahwa transaksi dilakukan dalam rangka rencana strategis Perseroan.

Selain itu, perusahaan tidak tercatat sebagai pemegang saham pengendali IATA, sehingga aksi pelepasan saham ini tidak mengubah struktur pengendalian perusahaan.

Pada perdagangan Jumat (17/7) saham IATA ke level Rp57 per lembar.

Artikel Terkait

Astra International (ASII) Dapat Restu Gelar Buyback Saham Rp8T

PT Astra International Tbk (ASII) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp8 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang

BEI Minta Klarifikasi Emiten Haji Isam (JARR) Terkait Sengketa Pembelian 3.500 Ton CPO

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) emiten milik Haji Isam memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait surat dari Law Office R. Azhari & Co mengenai dugaan sengketa hukum material atas transaksi pembelian crude palm oil

WIKA Sebut Sidang Perdana PKPU Anak Usaha Digelar 22 Juli 2026

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (BEI: WIKA) menegaskan gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri & Konstruksi (WIKON),

Populer 7 Hari

Berita Terbaru