Emitentrust.com – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menyampaikan bahwa telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang menghimpun dana bersih sebesar Rp4,54 triliun hingga periode 31 Mei 2026.
Corporate Secretary EMAS, Adi Adriansyah Syoekri, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Rabu (3/6), menjelaskan bahwa perseroan memperoleh dana hasil IPO sebesar Rp4,659 triliun setelah pernyataan efektif pada 15 September 2025. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp115,9 miliar, dana bersih yang diperoleh mencapai Rp4,54 triliun.
Dari total dana bersih tersebut, EMAS telah merealisasikan Rp658,4 miliar untuk kebutuhan modal kerja. Dana itu disalurkan melalui PT Pani Bersama Tambang (PBT) yang kemudian digunakan untuk mendanai sebagian kebutuhan modal kerja PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS).
Sementara itu, porsi terbesar dana IPO yakni sekitar Rp3,88 triliun atau sekitar 85,5% dari total dana bersih digunakan untuk pembayaran lebih awal sebagian pokok utang kepada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Kewajiban tersebut berasal dari Perjanjian Utang Piutang yang ditandatangani pada 8 April 2022.
Dengan realisasi tersebut, seluruh dana bersih hasil IPO sebesar Rp4,54 triliun telah terserap sesuai rencana penggunaan dana yang disampaikan kepada investor.
Sebagai informasi, EMAS resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 23 September 2025. Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan melepas 1,62 miliar saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dengan harga penawaran Rp2.880 per saham.
Melalui IPO tersebut, EMAS berhasil menghimpun dana sebesar Rp4,66 triliun dan menjadi salah satu emiten baru dengan nilai penghimpunan dana terbesar di sektor pertambangan pada tahun 2025.


