Emitentrust.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah merealisasikan 100% penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahun 2025 dengan total dana bersih mencapai sekitar Rp2,73 triliun. Seluruh dana telah digunakan sesuai rencana dalam prospektus sehingga tidak terdapat sisa dana.
Berdasarkan laporan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (15/7) disebutkan bahwa, BSDE menghimpun dana melalui empat instrumen yang efektif pada 15 September 2025, yakni Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I senilai Rp500 miliar, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I Rp500 miliar, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Rp1,25087 triliun, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap II Rp500 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi, Perseroan memperoleh dana bersih sekitar Rp2,7268 triliun.
Dana dari Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I sebesar Rp492,92 miliar digunakan untuk pengembangan infrastruktur kota di BSD City sebesar Rp433,77 miliar atau sekitar 88%, sedangkan sisanya Rp59,15 miliar dialokasikan untuk modal kerja.
Sementara itu, dana Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap I sebesar Rp493,51 miliar juga dimanfaatkan untuk pengembangan infrastruktur BSD City sebesar Rp434,29 miliar atau 88%, serta Rp59,22 miliar untuk modal kerja.
Adapun dana Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II sebesar Rp1,24373 triliun digunakan untuk memperkuat struktur permodalan melalui pelunasan lebih awal sebagian pokok fasilitas Term Loan BTN senilai Rp1,05623 triliun atau sekitar 84,92%, sedangkan Rp187,5 miliar dipakai untuk pelunasan lebih awal sisa pokok fasilitas Term Loan Bank Permata.
Di sisi lain, seluruh dana bersih Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Tahap II sebesar Rp496,68 miliar digunakan sepenuhnya sebagai modal kerja Perseroan.
Dengan terealisasinya seluruh penggunaan dana tersebut, BSDE menegaskan tidak terdapat lagi sisa dana hasil penerbitan obligasi maupun sukuk yang belum dimanfaatkan.


