back to top

Emiten Milik Aguan (ERAA) Gelar Buyback Saham Rp150M


Emitentrust.com- PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) emiten milik Sugianto Kusuma alias Aguan akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan.

Manajemen ERAA dalam keterangan tertulisnya Kamis (22/1) menuturkan bahwa ERAA menyiapkan dana sebesar Rp150 miliar dengan jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham yang beredar adalah 7,5% dari Modal disetor Perseroan.

Aksi korporasi ini akan akan dilakukan secara bertahap untuk periode 3 bulan terhitung sejak tanggal 23 Januari 2026 sampai dengan 23 April 2026 serta akan digelar melalui Bursa efek Indonesia. ERAA telah menunjuk PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. untuk melakukan Pembelian Kembali Saham dan akan dilakukan pada harga yang dianggap baik dan wajar oleh Direksi Perseroan, sesuai dengan regulasi yang berlaku.

ERAA berkeyakinan bahwa pelaksanaan aksi korporasi ini tidak akan memberikan dampak negatif yang material terhadap kegiatan usaha Perseroan, mengingat Perseroan memiliki modal dan cash flow yang cukup untuk melaksanakan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usahanya.

Manajemen ERAA menambahkan Pendapatan Perseroan diperkirakan tidak akan mengalami penurunan sebagai akibat dari aksi korporasi ini.

Pada perdagangan hari ini Jumat (23/1) saham ERAA naik 1,47 persen ke level Rp414 per lembar.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Rontok ke 6.599, Saham CUAN hingga ANTM Berguguran

IHSG ditutup melemah tajam pada akhir perdagangan Senin (18/5/2026). Indeks Harga Saham Gabungan terkoreksi 124,08 poin atau turun 1,85% ke level 6.599,24.

Bos BEI Buka Suara Soal Koreksi Pasar

Pjs Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, menilai koreksi yang terjadi hingga hari ini di pasar saham domestik masih sejalan

TGKA Jadwalkan Dividen! Yield Capai 6 Persen, Cum 26 Mei

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru