back to top

Pengendali BMBL Rajin Jual Saham Harga Pasar

Emitentrust.com – PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) menyampaikan bahwa PT Sentra Investama Maksima selaku Pemegang saham pengendali kembali mengurangi porsi kepemilikan pada tanggal 19 Januari 2026.

Manajemen BMBL dalam keterangan tertulisnya Kamis (22/1) menyampaikan bahwa PT Sentra Investama Maksima telah menjual saham BMBL sebanyak 600.000 lembar saham di harga Rp61 per saham.

Sbelumnya PT Sentra Investa Maksima telah menjual sebanyak 217.700 lembar saham. Transaksi divestasi ini dilakukan pada tanggal 30 Desember 2025 dengan harga pelaksanaan Rp54,00 per saham.

Sebelumnya lagi PT Sentra Investa Maksima telah menjual sebanyak 217.700 lembar saham. Transaksi divestasi ini dilakukan pada tanggal 30 Desember 2025 dengan harga pelaksanaan Rp54,00 per saham.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Likuiditas dengan kepemilkan saham langsung,” tuturnya.

Pasca penjualan maka kepemilikan PT Sentra Investama Maksima di BMBL berkurang menjadi 98,77 juta lembar saham setara dengan 9,59% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 99,3 juta lembar saham setara dengan 9,65%.

Pada perdagangan hari ini Jumat (23/1) saham BMBL turun 6,15 persen ke level Rp61 per lembar.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BUMI) Punya Tiga Proyek Strategis, Saham Berpotensi Terdongkrak

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dinilai semakin dekat mewujudkan transformasi menjadi perusahaan sumber daya alam multi-platform seiring kemajuan sejumlah proyek non-batubara yang mulai memasuki fase produksi dan pengembangan strategis.

HGII Beri Dividen 16 persen Laba 2025, Cek Besaran per Sahamnya

PT Hero Global Investment Tbk (HGII) resmi mengumumkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 81,77% dari seluruh saham dengan hak suara sah.

34 Saham Masuk Cum Dividen 15–19 Juni 2026, Yield Mini hingga Nyaris 11%

Sebanyak 34 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) memasuki periode cum dividen pada 15–19 Juni 2026, menghadirkan peluang bagi investor untuk mengamankan pendapatan pasif dari pembagian dividen tunai.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru