back to top

Emiten Raffi Ahmad-Nagita Slavina (VISI) Berbalik Rugi Rp4,1M, di Semester I 2026

Emitentrust.com – PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) emiten milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina membukukan rugi bersih sebesar Rp4,17 miliar pada semester I-2026. Kinerja tersebut berbalik dibandingkan periode yang sama tahun lalu masih mencetak laba bersih sebesar Rp326,10 juta.

Di sisi top line, perseroan membukukan pendapatan bersih sebesar Rp139,03 miliar, turun 11,04% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan realisasi semester I-2025 yang mencapai Rp156,29 miliar.

Penurunan penjualan terjadi seiring melemahnya aktivitas usaha. Meski demikian, perseroan mampu meningkatkan margin kotor sehingga laba kotor naik 28,40% menjadi Rp21,76 miliar, dibandingkan Rp16,95 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut didorong oleh penurunan beban pokok penjualan sebesar 15,84% menjadi Rp117,27 miliar dari sebelumnya Rp139,34 miliar.

Namun, perbaikan laba kotor belum mampu menahan lonjakan berbagai beban operasional. Beban umum dan administrasi meningkat 63,00% menjadi Rp11,28 miliar, sementara beban pendanaan bertambah 14,63% menjadi Rp3,91 miliar.

Di sisi lain, beban lain-lain melonjak tajam hingga sekitar 547% menjadi Rp5,99 miliar, dari Rp926,72 juta pada semester I-2025. Lonjakan beban tersebut menjadi salah satu faktor utama yang menyeret perseroan membukukan rugi sebelum pajak sebesar Rp4,17 miliar, berbalik dari laba sebelum pajak sebesar Rp402,59 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi neraca, total aset perseroan per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp197,31 miliar, turun 32,33% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp291,57 miliar. Penurunan terutama dipengaruhi berkurangnya aset tetap serta kas dan setara kas.

Sementara itu, total liabilitas turun signifikan 82,20% menjadi Rp19,51 miliar dari Rp109,61 miliar pada akhir 2025, seiring pelunasan sejumlah pinjaman bank. Adapun total ekuitas tercatat sebesar Rp177,80 miliar, turun 2,29% dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp181,96 miliar.

Pada laporan arus kas, kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp2,27 miliar, turun 81,19% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp12,06 miliar. Sementara kas dan setara kas di akhir Juni 2026 menyusut menjadi Rp1,99 miliar dari Rp14,36 miliar pada akhir Desember 2025.

Seperti diketahui Seperti diketahui Pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina resmi menjadi pengendali baru PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melalui perusahaan investasi PT Harmoni Semesta Investama. Akuisisi tersebut bernilai Rp178,74 miliar untuk mengambil alih 1,90 miliar lembar saham (61,85%) dari pemegang saham sebelumnya, David Dwiputra.

Akuisis dilakukan di harga Rp94 per saham, jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar VISI. Perusahaan pengendali baru ini dimiliki oleh Nagita Slavina (51%) dan Raffi Ahmad (49%), dengan Nagita sebagai pemilik manfaat akhir.

Setelah akuisisi VISI berencana menjual lebih dari 25% aset berupa 8 bidang tanah dan bangunan di Surabaya, Semarang, dan Bekasi senilai Rp75 miliar.

Kemudian PT Harmoni Semesta Investama perusahaan milik Raffi Ahmad dan Nagita Slavina selaku pengendali baru PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melaksanakan Penawaran Tender Wajib atau tender offer atas saham milik pemegang saham publik dengan nilai transaksi maksimum sekitar Rp325,04 miliar.

Adapun Pelaksanaan Tender Wajib atas Saham PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) dimulai hari ini 23 Juli – 21 Agustus 2026.

Berdasarkan pengumuman resmi pada 22 Juli 2026 disebutkan, tender wajib tersebut mencakup sebanyak-banyaknya 1.173.420.000 saham atau setara 38,15% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh PT Satu Visi Putra Tbk.

Harga yang ditawarkan dalam tender wajib ditetapkan sebesar Rp277 per saham, sehingga nilai maksimal pelaksanaan tender mencapai Rp325.037.340.000 apabila seluruh saham yang menjadi objek penawaran dilepas oleh pemegang saham publik.

Pengendali baru menyatakan telah memiliki dana yang cukup untuk menyelesaikan seluruh kewajiban pembayaran dalam pelaksanaan tender wajib. Pernyataan kecukupan dana tersebut dituangkan dalam Surat Pernyataan Kecukupan Dana tertanggal 11 Juni 2026.

Adapun pihak yang berhak mengikuti tender wajib adalah seluruh pemegang saham publik PT Satu Visi Putra Tbk yang memenuhi persyaratan dan menyampaikan dokumen sesuai ketentuan sebelum batas waktu penutupan penawaran.

Untuk mengikuti tender wajib, pemegang saham diwajibkan mengisi Formulir Penawaran Tender Wajib (FPTW) yang dapat diperoleh melalui Biro Administrasi Efek (BAE), PT Sinartama Gunita. Permohonan yang tidak memenuhi persyaratan administrasi tidak akan diproses dan pemegang saham terkait tidak dapat mengikuti tender wajib.

Pada perdagangan Jumat (2/8) saham VISI berada di level Rp860 per lembar.

PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) bergerak di bidang perdagangan besar bahan dan barang untuk keperluan periklanan (advertising) dan percetakan digital (digital printing).

Artikel Terkait

Misteri Order Jual Jumbo Saham JELI Masih Diselidiki

PT Niramas Utama Tbk (JELI) memberikan klarifikasi resmi terkait kejadian tidak wajar yang terjadi pada perdagangan saham perseroan setelah muncul antrean penawaran jual sekitar 68 juta lot, angka yang jauh melampaui total saham Perseroan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni 12,66 juta lot.

Bukan Cuma Bisnis Genset, Ini Alasan BACH Dinilai Punya Prospek Besar di Era Digital

Emitentrust.com - PT Bach Multi Global Tbk (BACH) dinilai...

AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) V atau rights issue dengan nilai maksimal Rp175 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru