back to top

EPAC Kembali Puasa Dividen

Emitentrst.com – PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Juni 2026.

Dalam rapat yang dihadiri pemegang saham mewakili 2,19 miliar saham atau 66,41% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah tersebut, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 tanpa pembagian dividen tunai.

Selain menyetujui tidak adanya pembagian dividen, pemegang saham juga mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan tahun buku 2025, termasuk Laporan Keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.

RUPS juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang dilakukan sepanjang tahun buku 2025, sepanjang tindakan tersebut tercermin dalam laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan.

Pada agenda lainnya, pemegang saham memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026. Penunjukan auditor harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), independen, serta memiliki kredibilitas dan reputasi yang baik.

Susunan pengurus Perseroan tidak mengalami perubahan. Direksi dipimpin oleh Bahar sebagai Direktur Utama dan Nicky Gunhadi sebagai Direktur. Sementara Dewan Komisaris terdiri atas Alex Budiarjo sebagai Komisaris Utama dan Bong Kioen Thian sebagai Komisaris Independen.

Sepanjang tahun buku 2025, PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) membukukan kerugian bersih sebesar Rp 3,3 miliar. Membaik bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2024 yang mencetak kerugian sebesar Rp 17,8 miliar.

Secara historis, perusahaan belum pernah membagikan dividen kepada pemegang saham sejak melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020.

Pada perdagangan hari ini Rabu (17/6) saham EPAC naik 3,57 persen di level Rp58.

Artikel Terkait

Lolos dari Sanksi Free Float, Dua Saham Ini Naik Kelas

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mencabut status Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus untuk dua emiten, yakni PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) dan PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP)

IHSG Ditutup Merah! Tiga Saham Unggulan Prajogo Rontok

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Rabu (17/6/2026) di zona merah setelah melemah 34,22 poin atau 0,55% ke level 6.220,74.

ASRI Bagi Dividen Rp1,5 per Lembar, Cum Date 19 Juni

PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp29,47 miliar atau Rp1,5 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru