Emitentrust.com – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp784,02 miliar pada semester I-2026, melonjak 37,96% dibandingkan Rp568,29 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Seiring dengan itu, penjualan perseroan tumbuh 22,40% menjadi Rp42,89 triliun dari Rp35,04 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan yang disampaikan pada Selasa (28/7), pertumbuhan penjualan diikuti kenaikan beban pokok penjualan sebesar 22,54% menjadi Rp38,09 triliun dari Rp31,08 triliun. Meski demikian, laba bruto meningkat 20,96% menjadi Rp4,79 triliun dibandingkan Rp3,96 triliun pada semester I-2025.
Kinerja operasional perseroan juga menunjukkan perbaikan. Laba usaha naik 27,68% menjadi Rp1,43 triliun dari Rp1,12 triliun, sedangkan laba sebelum pajak meningkat 32,02% menjadi Rp1,14 triliun dibandingkan Rp863,42 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Selain itu, laba per saham dasar (earnings per share/EPS) meningkat menjadi Rp50,09 dari Rp36,00, atau tumbuh sekitar 39,14%, mencerminkan peningkatan profitabilitas yang dinikmati pemegang saham.
Dari sisi neraca, total liabilitas turun menjadi Rp18,40 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp18,67 triliun pada akhir 2025. Sementara itu, total aset meningkat menjadi Rp29,34 triliun dari Rp28,85 triliun, menunjukkan posisi keuangan perseroan tetap solid di tengah ekspansi bisnis.


