Emitentrust.com – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan laba bersih sebesar Rp2,96 triliun pada semester I-2026, melonjak 37,67% dibandingkan Rp2,15 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Seiring dengan itu, penjualan bersih perseroan meningkat 7,17% menjadi Rp16,89 triliun dari Rp15,76 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan UNVR semester I-2026 yang diterbitkan Selasa (28/7) pertumbuhan penjualan turut mendorong laba bruto naik 3,28% menjadi Rp7,87 triliun dibandingkan Rp7,62 triliun pada semester I-2025.
Dari sisi operasional, laba usaha meningkat 1,98% menjadi Rp2,58 triliun dari Rp2,53 triliun. Sementara itu, laba sebelum pajak naik 6,88% menjadi Rp2,64 triliun dibandingkan Rp2,47 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Perseroan juga mencatatkan peningkatan laba per saham dasar (earnings per share/EPS) menjadi Rp55 dari Rp50, atau naik sekitar 10,00%, seiring membaiknya kinerja laba selama enam bulan pertama tahun ini.
Dari sisi neraca, total liabilitas turun signifikan menjadi Rp13,43 triliun per 30 Juni 2026 dari Rp15,54 triliun pada 31 Desember 2025. Sementara itu, total aset tercatat Rp16,45 triliun, turun dari Rp20,01 triliun pada akhir tahun lalu.


