back to top

Erwin Ciputra Mulai Borong 2,3 Juta Saham CDIA

Emitentrust.com- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), menyampaikan bahwa Erwin Ciputra selaku Komisaris telah melakukan aksi beli saham perusahaan dalam jumlah signifikan pada akhir Januari 2026 sebanyak 2.300.000 saham.

Aksi korporasi ini dilakukan melalui serangkaian transaksi pada tanggal 29 Januari 2026 dengan tujuan investasi murni. Sebelum transaksi ini dilakukan, porsi kepemilikan saham Erwin Ciputra di emiten berkode saham CDIA tersebut tercatat sebesar 0%.

Rincian Transaksi dan Perubahan Kepemilikan Erwin melakukan pembelian saham secara bertahap di pasar dengan rentang harga yang bervariasi, mulai dari Rp1.100,00 hingga level tertinggi di Rp1.245,00 per lembar saham.

Beberapa rincian transaksi besar di antaranya mencakup pembelian 500.000 saham di harga Rp1.100,00 dan 294.900 unit di harga Rp1.190,00.

Pasca transaksi tersebut, Erwin Ciputra kini resmi menggenggam 0,001% hak suara di CDIA. Status kepemilikan saham ini bersifat langsung dan diklasifikasikan sebagai saham biasa (Common Shares).

Pada perdagangan hari ini Jumat (30/1) saham CDIA naik 0,40 persen ke level Rp1.240. CDIA dalam sepekan terakhir turun 12,3 persen dari harga Rp1.415 pada 26 Januari 2026.

Artikel Terkait

TSPC Bagi Dividen Rp150 per Saham, Andi Mallarangeng Masuk Komisaris

PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp676,48 miliar atau Rp150 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

IHSG Ditutup Rebound 7,57%! Saham Prajogo Cs Terbang

IHSG bangkit luar biasa pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026). Setelah mengalami tekanan berat dalam beberapa hari terakhir. IHSG melonjak 404,51 poin atau 7,57% ke level 5.746,64.

PE LIVE 2026: Bank Raya (AGRO) Optimis Bisnis Digital Tumbuh Positif

PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menegaskan optimisme terhadap prospek bisnis digital perseroan dengan memaparkan kinerja positif sepanjang kuartal I 2026 dalam ajang Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia bersama Self-Regulatory Organization (SRO).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru