Emitentrust.com – PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) Perusahaan yang bergerak di industri alat kesehatan menetapkan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp470 per saham, dari kisaran harga penawaran awal Rp446 hingga Rp515 per saham. Dengan harga tersebut, Perseroan berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp245,74 miliar dari pasar modal.
Berdasarkan informasi tambahan Perseroan yang dirilis Kamis (2/7/2026), EMMI menawarkan sebanyak 522.857.000 saham baru dengan nilai nominal Rp50 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 30% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Dalam aksi korporasi ini, PT BRI Danareksa Sekuritas dan PT INA Sekuritas Indonesia bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sementara PT Yulie Sekuritas Indonesia dan PT Investindo Nusantara Sekuritas menjadi Penjamin Emisi Efek.
Masa penawaran umum berlangsung pada 2–6 Juli 2026, dengan jadwal penjatahan pada 6 Juli 2026. Selanjutnya saham EMMI dijadwalkan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2026.
Perseroan yang bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium dan farmasi itu akan menggunakan dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi untuk beberapa kebutuhan. Sekitar Rp55 miliar dialokasikan untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman, sekitar 11,8% digunakan untuk pengembangan usaha, sedangkan sekitar 68,7% akan dimanfaatkan sebagai modal kerja guna mendukung operasional dan ekspansi bisnis Perseroan.


