Emitentrust.com – PT Arkayana Lestari Grup Tbk (AYLS) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 30 Juni 2026.
Berdasarkan hasil RUPST, Perseroan masih membukukan rugi bersih sebesar Rp7,193 miliar pada tahun buku 2025 serta mencatat saldo akumulasi defisit (laba ditahan negatif) sebesar Rp14,623 miliar. Kondisi tersebut membuat Perseroan belum dapat menetapkan penggunaan laba bersih maupun membagikan dividen kepada para pemegang saham.
RUPST yang dihadiri pemegang saham mewakili 595.785.200 saham atau 69,81% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah juga menyetujui dan mengesahkan Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Perseroan tahun buku 2025 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Dra. Suhartati dan Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.
Selain itu, pemegang saham memberikan kuasa kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan honorarium dan tunjangan Dewan Komisaris serta Direksi untuk tahun buku 2026. Rapat juga menyetujui pendelegasian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026 dengan memperhatikan rekomendasi Komite Audit.
Dalam agenda lainnya, RUPST turut menyetujui perubahan domisili atau alamat Perseroan. Seluruh mata acara rapat memperoleh persetujuan bulat dari seluruh pemegang saham yang hadir.
Pada perdagangan hari ini Kamis (2/7) sahamAYLS naik 4,5 persen ke level Rp182.


