Emitentrust.com – PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) menyampaikan bahwa telah merealisasikan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp166,71 miliar hingga 30 Juni 2026, atau sekitar 49,44% dari total dana bersih IPO sebesar Rp337,19 miliar.
Direktur FORE, Tjhong Pie Chen, dalam keterangannya, Rabu (15/7/2026), mengungkapkan bahwa Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 14 April 2025 dengan nilai penghimpunan dana sebesar Rp353,4 miliar. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp16,2 miliar, Perseroan mengantongi dana bersih sebesar Rp337,19 miliar.
Dari jumlah tersebut, FORE telah menggunakan Rp155,71 miliar untuk ekspansi pembukaan outlet baru, serta Rp11 miliar sebagai setoran modal kepada anak perusahaan. Dengan demikian, total realisasi penggunaan dana IPO mencapai Rp166,71 miliar.
Sementara itu, Perseroan masih memiliki sisa dana IPO sebesar Rp170,48 miliar, yang ditempatkan dalam bentuk tabungan giro di Bank Mandiri dengan tingkat bunga berkisar 0,4% hingga 5%.
Manajemen menyatakan sisa dana tersebut akan dimanfaatkan sesuai rencana penggunaan dana dalam prospektus dan ditargetkan terealisasi dalam enam bulan ke depan atau paling lambat hingga akhir 2026.


