back to top

Free Float Minim, Saham BLES Dikuasai Pengendali

Emitentrust.com- PT Superior Prima Sukses Tbk (BLES) menyampaikan Laporan Bulanan Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Januari 2026. Laporan tersebut menunjukkan bahwa struktur kepemilikan saham BLES masih didominasi kepemilikan pengendali.

Berdasarkan laporan tersebut, PT Global Base tercatat sebagai pemegang saham pengendali utama dengan kepemilikan 3,63 miliar saham atau 40,83%. Kepemilikan ini tidak mengalami perubahan dibandingkan bulan sebelumnya.

Selain itu, kepemilikan signifikan juga dipegang oleh PT Tata Utama sebesar 2,64 miliar saham (29,7%) dan PT Tancorp Investama sebesar 1,61 miliar saham (18,05%).

Dengan struktur tersebut, mayoritas saham BLES masih berada di tangan kelompok pemegang saham utama.

Porsi saham publik (free float) BLES tercatat hanya 685,10 juta saham atau 7,71% dari total saham beredar sebanyak 8,89 miliar saham.

Angka ini menunjukkan bahwa free float BLES berada tipis di atas ketentuan minimum BEI untuk emiten di papan pengembangan, sehingga ruang likuiditas saham relatif terbatas.

Tidak terdapat Saham treasuri. Saham afiliasi pengendali yang diperhitungkan sebagai free float. Seluruh free float berasal dari pemegang saham di bawah 5%.

Dari sisi basis investor, jumlah pemegang saham BLES justru menurun. Hingga akhir Januari 2026, tercatat 4.356 pemegang saham, turun 332 investor dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 4.688 pemegang saham.

Dalam laporan tersebut, Penerima Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owner/UBO) atas kepemilikan saham BLES tercatat atas nama Dermawan Suparsono.

Pada perdagangan hari ini saham BLES naik 2,03 persen ke level Rp151.

Artikel Terkait

TAXI Ungkap Akhiri Kerja Sama dengan GOTO, Ada Apa?

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) mengumumkan berakhirnya perjanjian pengadaan jasa dengan PT Rekan Anak Bangsa, perusahaan yang merupakan bagian dari GoTo Group.

Pengendali WINR Belum Berhenti Buang Saham Jutaan Lembar di FCA, Kenapa?

Emitentrust.com - Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya...

26 Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan, Yield Mini hingga 10 Persen

Sebanyak 26 emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki periode cum dividen pada 6-8 Juli 2026. Momen ini menjadi kesempatan bagi investor yang ingin mengamankan hak atas dividen tunai, dengan dividend yield yang ditawarkan bervariasi, mulai dari 0,01% hingga mencapai 10%.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru