Emitentrust.com- PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) akhirnya buka suara terkait permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai dari status free float hingga keberadaan saham treasury.
Dalam surat resmi kepada BEI, manajemen BHIT pada Rabu (25/3) menjelaskan bahwa polemik utama terkait kepemilikan saham oleh DBS Bank Ltd S/A Caravaggio yang porsinya mencapai sekitar 9,965%.
Perseroan menegaskan bahwa saham milik Caravaggio tetap dikategorikan sebagai free float, karena dinilai memenuhi kriteria saham publik.
“Kepemilikan Caravaggio bersifat independen dan tidak terafiliasi dengan pengendali maupun manajemen Perseroan,” tulis manajemen.
Caravaggio Jadi Sorotan, Status Free Float Dipertanyakan
BHIT menjelaskan bahwa sejak 31 Desember 2025, saham Caravaggio dianggap sebagai saham yang dapat diperdagangkan bebas di pasar.
Selain tidak memiliki hubungan afiliasi, saham tersebut juga tidak dibatasi untuk diperjualbelikan. Artinya, secara prinsip bisa dilepas kapan saja ke publik.
Namun hingga kini, permohonan Perseroan agar Caravaggio diakui sebagai bagian free float oleh BEI belum mendapatkan jawaban resmi.
Hal ini yang kemudian memicu perhatian dari otoritas bursa.
Data Investor Misterius, BHIT Angkat Tangan
Ketika diminta menjelaskan lebih jauh terkait Caravaggio, termasuk daftar investor hingga Ultimate Beneficial Owner (UBO), BHIT mengaku tidak memiliki informasi tersebut.
Tak hanya itu, Perseroan juga menyebut tidak mengetahui secara rinci struktur manajemen Caravaggio, selain informasi bahwa entitas tersebut dikelola oleh Embree Capital Limited.
Meski demikian, BHIT kembali menegaskan:
“Sepanjang pengetahuan Perseroan, tidak terdapat hubungan afiliasi antara Caravaggio dengan pengendali maupun manajemen Perseroan.”
Saham Treasury Nol Persen? Ini Penjelasan BHIT
Isu lain yang jadi sorotan BEI adalah posisi saham treasury yang tercatat 0% dalam laporan kepemilikan terbaru.
Padahal, BHIT diketahui memiliki saham treasury sekitar 2,52 miliar saham atau setara 2,93% dari total saham.
Menanggapi hal ini, Perseroan menjelaskan bahwa saham treasury tidak ditampilkan sebagai kategori tersendiri, melainkan secara administratif masuk dalam kelompok publik non-warkat di KSEI.
Dengan kata lain, secara pencatatan tetap ada, namun tidak dipisahkan dalam tabel laporan.
Dalam penjelasannya, BHIT juga memaparkan rincian perhitungan free float.
Total saham free float tercatat sekitar 62,15 miliar saham, dari total saham tercatat 86,06 miliar saham.
Dengan demikian, persentase free float Perseroan berada di kisaran 72,21%.
Angka ini termasuk kepemilikan saham oleh publik non-warkat, termasuk Caravaggio.


