Emitentrust.com – Emiten rokok PT Gudang Garam Tbk (GGRM), sepanjang 2025 membukukan laba bersih sebesar Rp1,56 triliun, melonjak sekitar 58,7% dibandingkan tahun sebelumnya (year-on-year/YoY) yang sebesar Rp980,80 miliar.
Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga meningkat tajam menjadi Rp809 per saham, dari sebelumnya Rp510 per saham.
Berdasarkan laporan keuangan yang diterbitkan Selasa (31/3) disebutkan kenaikan laba ini terjadi di tengah penurunan pendapatan yang tercatat sebesar Rp89,37 triliun hingga 31 Desember 2025, turun dari Rp98,65 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara operasional, laba usaha perseroan justru meningkat menjadi Rp2,83 triliun dari Rp1,90 triliun. Hal ini didorong oleh penurunan beban usaha menjadi Rp6,62 triliun dari Rp7,69 triliun, serta efisiensi di berbagai lini operasional.
Sementara itu, laba sebelum pajak juga melonjak menjadi Rp2,55 triliun dari Rp1,40 triliun pada tahun sebelumnya. Meski beban pajak meningkat signifikan menjadi Rp993,95 miliar, laba bersih tetap mencatatkan pertumbuhan kuat.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp75,25 triliun hingga akhir 2025, turun dari Rp84,94 triliun pada 2024. Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya persediaan yang turun signifikan menjadi Rp33,38 triliun dari Rp40,42 triliun.
Kabar positif datang dari sisi struktur keuangan. Total liabilitas berhasil ditekan drastis menjadi Rp12,68 triliun dari Rp23,02 triliun, terutama karena penurunan pinjaman bank jangka pendek.
Dengan kondisi tersebut, ekuitas perseroan meningkat menjadi Rp62,57 triliun dari Rp61,91 triliun.


