back to top

Grup Bakrie (BUMI) Cetak Laba Melonjak 35,7%, Tembus USD122,3 Juta di 2025

Emitentrust.com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI) emiten tambang batu bara grup Bakrie sepanjang tahun buku 2025mencatat laba bersih tahun berjalan sebesar USD122,30 juta atau melonjak 35,7% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD90,13 juta.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Senin (30/3) disebutkan Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang mencapai USD1,42 miliar, meningkat dari USD1,36 miliar pada 2024.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan justru turun menjadi USD1,17 miliar dari USD1,19 miliar, sehingga mendorong laba bruto naik tajam menjadi USD249,10 juta dari USD169,29 juta.

Perbaikan margin juga tercermin pada laba usaha yang melonjak lebih dari dua kali lipat menjadi USD141,33 juta, dibandingkan USD61,06 juta pada tahun sebelumnya.

Dari sisi bottom line, laba sebelum pajak tercatat sebesar USD181,09 juta, naik signifikan dari USD121,90 juta. Setelah dikurangi beban pajak dan bagi hasil, laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai USD81,01 juta, meningkat dari USD67,47 juta.

Sementara itu, total aset perseroan naik menjadi USD4,21 miliar per akhir 2025, dibandingkan USD4,16 miliar pada tahun sebelumnya. Liabilitas juga meningkat menjadi USD1,33 miliar dari USD1,29 miliar.

Di sisi arus kas, BUMI mencatat arus kas operasi positif sebesar USD58,62 juta, berbalik dari posisi negatif pada tahun sebelumnya. Kas dan setara kas pun meningkat menjadi USD118,59 juta pada akhir tahun.

Artikel Terkait

BEI Rilis Daftar 100 Emiten Kena Sanksi dan Denda

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjatuhkan sanksi kepada 100 emiten papan utama dan pengembangan yang belum menyampaikan laporan keuangan auditan tahunan per 31 Desember 2025 hingga batas waktu 30 April 2026.

Dua Direktur Bank Jatim (BJTM) Kompak Serok Saham Jelang Cum Dividen

Dua direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) kompak menambah kepemilikan saham perseroan melalui transaksi pembelian di pasar pada 18 Mei 2026.

Rosan Ungkap Saham Bank RI Murah, PBV di Bawah 1 Kali

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai saham-saham sektor perbankan di Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini masih berada pada level undervalued atau di bawah harga wajarnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru