back to top

GJTL Buka Data Free Float, Ada Lo Kheng Hong 6,257%

Emutentrust.com – PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) melaporkan penurunan tipis free float saham menjadi 33,77% per akhir Maret 2026, dari sebelumnya sekitar 34%.

Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) yang diterbitkan pada Rabu (8/4) disebutkan jumlah saham free float tercatat sebesar 1,176 miliar saham dari total saham beredar 3,48 miliar saham.

Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya kepemilikan publik non-warkat yang kini berada di kisaran 33,77%.

Struktur kepemilikan saham GJTL masih didominasi oleh investor besar. Denham Pte Ltd tercatat sebagai pemegang saham pengendali sekaligus pemilik manfaat akhir (beneficial owner) dengan kepemilikan mencapai 49,5% atau sekitar 1,72 miliar saham.

Di posisi berikutnya, Compagnie Financiere Michelin menggenggam 10% saham, sementara investor individu Drs. Lo Kheng meningkatkan kepemilikannya menjadi 6,257% dari sebelumnya 6,023%, menandakan adanya aksi akumulasi.

Sementara itu, kepemilikan publik di bawah 5% masih cukup signifikan, meski tidak dominan dalam pengendalian. Saham publik non-warkat tercatat sekitar 1,17 miliar saham, ditambah saham publik warkat sebesar 16,27 juta saham.

Dari sisi investor, jumlah pemegang saham relatif stabil dengan sedikit penurunan dari 25.845 menjadi 25.820 investor.

Perseroan menegaskan bahwa seluruh perhitungan free float telah mengikuti ketentuan Bursa Efek Indonesia, dengan mengecualikan kepemilikan oleh pengendali, afiliasi, serta manajemen.

Artikel Terkait

Waskita Beton (WSBP) Siapkan Serangan Balik Lawan PK Bank DKI

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) akhirnya buka suara terkait langkah hukum lanjutan yang diajukan oleh PT Bank DKI.

Balik Arah! AISA Cetak Laba Rp89M, Usai Hapus Defisit Jumbo

PT FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) mencatatkan kinerja positif usai melakukan kuasi reorganisasi. Dalam laporan keuangan terbaru, perseroan berhasil membukukan laba bersih

DGNS Dapat Restu Private Placement 125 Juta Lembar

PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) resmi mengantongi restu pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) alias private placement.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru