back to top

GLVA Alokasikan Dividen Tunai Rp10 per Saham, Ini Jadwalnya

Emitentrust.com – PT Galva Technologies Tbk (GLVA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp15 miliar atau Rp10 per saham kepada para pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Juni 2026. Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 1,19 miliar saham atau 79,82% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Berdasarkan hasil rapat, Perseroan menetapkan penggunaan laba bersih konsolidasi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp33,97 miliar. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp15 miliar atau sekitar 44,16% dialokasikan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada recording date 25 Juni 2026 saat penutupan perdagangan saham.

Sementara itu, sisa laba bersih tahun buku 2025 akan dibukukan sebagai laba ditahan untuk mendukung kegiatan usaha dan pengembangan bisnis Perseroan ke depan.

Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan tahun 2025, termasuk Laporan Pengawasan Dewan Komisaris serta Laporan Keuangan Konsolidasian yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan dengan opini wajar dalam semua hal yang material.

Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

Dalam agenda lainnya, rapat memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi serta menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan konsolidasian Perseroan untuk tahun buku 2026.

Pada perdagangan hari ini Rabu (17/6) saham GLVA turun 0,62 persen ke level Rp320.

Artikel Terkait

IHSG Berbalik Arah! Sempat Naik, Tersungkur 0,84% di Sesi I

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada perdagangan sesi pertama Rabu (17/6/2026). Setelah sempat menguat 0,82% ke level 6.306,52 saat pembukaan

Belum 2 Tahun, Direktur MBMA Anthony Kartono Tan Mundur, Kenapa?

PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) menyampaikan bahwa Anthony Kartono Tan selaku Direktur mengundurkan diri.

PEFINDO Ungkap Surat Utang Grup Sinarmas (INKP) Rp2,3T Jatuh Tempo Juli 2026

PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) mengungkapkan bahwa surat utang PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang akan jatuh tempo pada 11 Juli 2026 mencapai total Rp2,31 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru