back to top

Grup Harita (CITA) Gelontorkan Dividen Rp1,3T, Cum 22 Mei 2026

Emitentrust.com – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) emiten tambang Grup Harita resmi memutuskan pembagian dividen tunai jumbo kepada para pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 12 Mei 2026.

Dalam hasil rapat yang digelar pada Rabu, Perseroan menyetujui penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp1,39 triliun untuk dibagikan sebagai dividen tunai.

Nilai tersebut setara dengan Rp351 per saham yang akan diterima pemegang saham Perseroan.

Selain pembagian dividen, Perseroan juga menetapkan alokasi sebesar Rp1 miliar sebagai dana cadangan, sementara sekitar Rp1 triliun dibukukan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan usaha ke depan.

Manajemen menyampaikan bahwa pemegang saham yang berhak atas dividen adalah investor yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada 26 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Adapun jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 22 Mei 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 23 Mei 2026.

Sementara itu, cum dividen di pasar tunai jatuh pada 26 Mei 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 29 Mei 2026.

Perseroan menargetkan pembayaran dividen tunai dilakukan paling lambat pada 17 Juni 2026.

Selain agenda pembagian laba, RUPST juga menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.

Lim Gunanawan Hariyanto dan Ferry Kadi resmi mengakhiri masa jabatannya dalam Perseroan.

Adapun susunan pengurus baru PT Cita Mineral Investindo Tbk terdiri dari A. Ibrahim Saleh sebagai Komisaris Utama, Pascal Steven Jean sebagai Komisaris, serta Daryoto Setiawan sebagai Komisaris Independen.

Sementara jajaran Direksi dipimpin oleh Harry Kesuma Tanotri dengan didampingi Robby Irfan Rafianto dan Yusak Lumba Pardede.

Pada perdagangan hari ini Rabu (13/5) saham CITA turun 0,85 persen di level Rp3.500.

PT Cita Mineral Investindo Tbk (IDX: CITA) adalah perusahaan publik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan bauksit dan produksi alumina. Perusahaan ini merupakan bagian dari Harita Group dan dikenal sebagai salah satu produsen bauksit terbesar di Indonesia serta pionir dalam industri Smelter Grade Alumina (SGA) nasional.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru