Grup Sinarmas (GEMS) Laporkan Aktivitas Eksplorasi Oktober

Grup Sinarmas (GEMS) Laporkan Aktivitas Eksplorasi Oktober
PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) emiten grup Sinarmas  melaporkan aktivitas eksplorasi batu bara sepanjang Oktober 2026 dengan total biaya mencapai sekitar Rp6,51 miliar. Kegiatan tersebut dilakukan melalui anak usaha PT Borneo Indobara dan PT Barasentosa Lestari.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) emiten grup Sinarmas  melaporkan aktivitas eksplorasi batu bara sepanjang Oktober 2026 dengan total biaya mencapai sekitar Rp6,51 miliar. Kegiatan tersebut dilakukan melalui anak usaha PT Borneo Indobara dan PT Barasentosa Lestari.

Berdasarkan laporan bulanan aktivitas eksplorasi GEMS dengan nomor surat 078/GEMS-CS/X/2026, PT Borneo Indobara mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar Rp4,31 miliar untuk kegiatan di wilayah Girimulya dan Kusan.

Eksplorasi tersebut dilakukan oleh Departemen Survey, Geotech & Exploration (SGE) Borneo Indobara bersama PT Surtech Indonesia. Metode yang digunakan berupa pengeboran praproduksi (preproduction drilling), dengan teknik open hole dan sebagian coring. Hingga akhir periode pelaporan, tercatat 33 kegiatan pengeboran, dan perseroan berencana melanjutkan pengeboran eksplorasi praproduksi di area Kusan dan Girimulya.

Sementara itu, PT Barasentosa Lestari mengeluarkan biaya eksplorasi sebesar Rp2,20 miliar di Blok Belani dan Batukucing. Kegiatan yang dilakukan tim eksplorasi BSL menggunakan metode full coring, dengan hasil sebanyak 13 kegiatan pengeboran.

Untuk tindak lanjut, Barasentosa Lestari merencanakan pengeboran geoteknik menggunakan piezometer di area Blok Belani.

Di sisi lain, GEMS melaporkan tidak ada aktivitas eksplorasi selama Oktober 2026 pada PT Kuansing Inti Makmur dan anak perusahaannya, PT Trisula Kencana Sakti, serta PT Berkat Satria Abadi dan PT Wahana Rimba Lestari. Dengan demikian, tidak terdapat biaya eksplorasi yang dikeluarkan oleh entitas-entitas tersebut pada periode pelaporan.