back to top

Grup Sinarmas (MORA) Pastikan Dana Pelunasan Sukuk Rp462M Sudah Siap

Emitentrust.com – PT Ekamas MORA Republik Tbk (MORA) memastikan telah menyiapkan dana sebesar Rp462,6 miliar untuk melunasi pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Moratelindo Tahap I Tahun 2023 Seri A yang akan jatuh tempo pada 13 Juli 2026.

Corporate Secretary MORA, Resi Yuki Bramani, mengatakan dana pelunasan pokok sukuk tersebut akan ditempatkan di rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) paling lambat pada tanggal jatuh tempo.

“Dana pelunasan dimaksud akan tersedia di rekening KSEI selambat-lambatnya pada tanggal 13 Juli 2026,” ujar Resi dalam keterangan resminya, Senin (22/6).

Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Moratelindo Tahap I Tahun 2023 Seri A yang akan dilunasi tersebut memiliki tingkat fee ijarah sebesar 10% per tahun. Pelunasan ini menjadi bagian dari kewajiban perseroan kepada pemegang sukuk yang akan berakhir pada pertengahan Juli mendatang.

Manajemen menegaskan setelah proses pelunasan selesai dilakukan, perseroan akan segera menyampaikan keterbukaan informasi kepada publik sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Artikel Terkait

Sunindo (SUNI) Restui Sisihkan Dividen Rp25M Setara Rp10,39 per Lembar

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp25 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Senin, 22 Juni 2026

Arthavest (ARTA) Nihil Dividen, RUPS Rombak Total Direksi dan Komisaris

PT Arthavest Tbk (ARTA) memutuskan melakukan perombakan total jajaran Direksi dan Dewan Komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa yang digelar pada 18 Juni 2026. Dalam rapat tersebut,

KKGI Setujui Dividen Rp12 per Saham, Cum Date 26 Juni

PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp58,48 miliar atau Rp12 per saham kepada pemegang saham. Dividen tersebut berasal dari saldo laba ditahan perseroan per 31 Desember 2025 yang mencapai US$180,41 juta.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru