back to top

Harga Naik Tak Wajar, BEI Cermati Pergerakan Saham NETV

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah mencermati pergerakan saham PT MDTV Media Technologies Tbk. (NETV) seiring terjadinya peningkatan harga saham di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan PH, dalam keterangan tertulis pada Jumat (2/1), menegaskan bahwa pengumuman UMA tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

“Pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran atas peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal,” ujar Endra.

BEI mencatat, informasi terakhir yang dipublikasikan oleh Perseroan adalah pada 22 Desember 2025, yang disampaikan melalui situs resmi BEI, terkait penandatanganan perubahan perjanjian fasilitas kredit serta perjanjian fasilitas kredit baru.

Sehubungan dengan terjadinya UMA pada saham NETV, BEI menyatakan saat ini tengah mencermati lebih lanjut perkembangan pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, BEI mengimbau investor untuk memperhatikan jawaban Perseroan atas permintaan konfirmasi yang disampaikan Bursa.

Selain itu, investor juga diminta untuk mencermati kinerja Perseroan serta seluruh keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik. BEI turut mengingatkan agar investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi Perseroan, khususnya apabila belum memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

“BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum mengambil keputusan investasi,” pungkas Endra.

Artikel Terkait

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Pengendali HILL Bolak – Balik Transaksi Jutaan Lembar Harga Gocap

Pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk (HILL), yakni PT Hillcon Equity Management, tercatat melakukan aksi jual sekaligus beli saham dalam dua hari berurutan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru