back to top

Harum Energy (HRUM) Bakal Buyback Saham Rp335M Minggu Depan

EmTrust – Harum Energy Tbk (HRUM) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai jumbo mencapai Rp335 miliar, hal itu sesuai kebijakan khusus Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Manajemen HRUM dalam keterangan resminya Jumat (2/1) menyampaikan bahwa buyback akan berlangsung mulai 5 Januari hingga 17 Maret 2026, atau maksimal selama tiga bulan sejak pengumuman.

Manajemen menganggarkan dana buyback yang sepenuhnya berasal dari kas internal Perseroan. Dana tersebut mencakup biaya transaksi, jasa perantara pedagang efek, hingga biaya lain yang terkait dengan pelaksanaan buyback.

” Sehingga Tidak akan mengganggu kemampuan keuangan Perseroan dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo,” tulis manajemen.

Perseroan berencana membeli kembali maksimal 328.159.941 lembar saham, setara dengan 2,43% dari modal ditempatkan dan disetor dengan nilai nominal Rp20 per saham.

Meski demikian, Perseroan memastikan bahwa secara keseluruhan, jumlah saham hasil buyback tetap akan mematuhi batas maksimal 20% sebagaimana diatur dalam POJK 13/2023.

Buyback saham akan dilakukan melalui perdagangan di BEI, dengan menunjuk satu perusahaan sekuritas sebagai perantara.

Selama periode buyback, direksi, komisaris, pegawai, pemegang saham utama, serta pihak yang memiliki akses informasi orang dalam, dilarang melakukan transaksi saham Perseroan pada hari yang sama dengan pelaksanaan buyback.

Manajemen menilai aksi korporasi ini tidak akan berdampak negatif terhadap kegiatan usaha maupun pertumbuhan Perseroan, mengingat kondisi modal kerja yang dinilai masih solid.

Pada perdagangan hari ini Jumat (2/1) saham HRUM naik 2,79 persen ke harga Rp1.105 per saham. Dalam sebulan terakhir HRUM naik 6,25 persen dari harga Rp1.040 pada 2 Desermber 2025.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru