Emitentrust.com – PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) memutuskan membagikan dividen tunai jumbo sebesar Rp6,54 triliun atau Rp56,3 per saham atau 99,8 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Mei 2026.
Dengan harga saham HMSP yang ditutup di level Rp720 pada perdagangan Rabu (20/5/2026), maka dividend yield HMSP mencapai sekitar 7,82%.
Dalam keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), total dividen yang dibagikan mencapai Rp6.548.707.729.470. Nilai tersebut hampir setara dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sepanjang 2025 sebesar Rp6,60 triliun.
Manajemen menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 26 Mei 2026, sedangkan ex dividen jatuh pada 29 Mei 2026. Adapun recording date ditetapkan pada 2 Juni 2026 dan pembayaran dividen akan dilakukan pada 19 Juni 2026.
Selain menyetujui penggunaan laba bersih untuk dividen, pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan Perseroan tahun buku 2025.
Dalam agenda perubahan pengurus, HMSP mengangkat Umer Jawaid sebagai direktur menggantikan Johan Bink. Perseroan juga menunjuk Virawaty dan Joy Kartika Widjaja sebagai direktur baru dengan masa jabatan hingga RUPST tahun 2030.
Sementara itu, Elvira Lianita resmi mengundurkan diri dari jabatan direktur Perseroan efektif sejak penutupan RUPST.
Rapat juga menyetujui penunjukan KAP Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan yang merupakan bagian dari jaringan PricewaterhouseCoopers (PwC) untuk mengaudit laporan keuangan Perseroan tahun buku 2026.


