back to top

Emiten Hapsoro (RATU) Minta Restu Akuisisi SMS Development Limited

Emitentrust.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) emiten milik Hapsoro akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Mei 2026 pukul 14.00 WIB di Cityloog Tebet, Jakarta Selatan.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia Selasa (19/5), manajemen RATU menyampaikan agenda utama RUPSLB adalah meminta persetujuan pemegang saham atas rencana akuisisi saham SMS Development Limited oleh anak usaha perseroan, PT Raharja Energi Madura (REM).

Rencana transaksi tersebut dikategorikan sebagai transaksi material sehingga memerlukan persetujuan pemegang saham sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Selain membahas aksi akuisisi, perseroan juga akan meminta persetujuan terkait pemberian corporate guarantee dan/atau cash deficit guarantee atas fasilitas kredit maupun dokumen pembiayaan lainnya yang diberikan bank atau lembaga pembiayaan kepada PT REM.

Jaminan tersebut akan digunakan dalam rangka mendukung proses akuisisi saham SMS Development Limited oleh PT REM sesuai syarat dan ketentuan dalam dokumen pembiayaan terkait.

Adapun tanggal daftar pemegang saham (recording date) yang berhak menghadiri RUPSLB ditetapkan pada 14 April 2026.

Sebagai informasi RATU akuisisi SMS Development Limited melalui anak usahanya PT Raharja Energi Madura.

Melalui transaksi tersebut, RATU bakal memperoleh akses tidak langsung terhadap hak partisipasi (participating interest/PI) di wilayah kerja Madura Strait PSC yang dikelola Husky-CNOOC Madura Limited.

REM sendiri merupakan anak usaha yang dimiliki secara tidak langsung oleh RATU melalui PT Raharja Energi Indonesia sebesar 51%, sedangkan sisanya 49% dimiliki PT Petro Indo Pasifik.

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi pengambilalihan 100% saham SMS Development Limited dilakukan melalui Perjanjian Novasi dan Perjanjian Jual Beli (PPJB) Saham.

Artikel Terkait

Link Net (LINK) Rugi Rp436,9M, Bengkak 23% di Kuartal I 2026

PT Link Net Tbk (LINK) mencatat rugi bersih sebesar Rp436,92 miliar pada kuartal I 2026, meningkat 23,1% dibandingkan rugi bersih periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp354,93 miliar.

Pengendali HILL Lanjut Buang 5 Juta Lembar di Papan FCA, Kenapa?

PT Hillcon Equity Management selaku pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk. (HILL) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 13 Mei 2026.

Harga Emas Antam Selasa ini Naik Rp25.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Selasa ini naik Rp25.000 per gram sementara itu harga buyback naik Rp25.000 per gram.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru