Emitentrust.com – PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) resmi menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Maret 2026 dengan tingkat partisipasi sangat tinggi. Rapat tersebut dihadiri pemegang saham yang mewakili 2,2 miliar saham atau 95,32% dari total saham dengan hak suara sah.
Dalam hasil rapat, perseroan menyetujui rencana aksi korporasi strategis berupa Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue sebanyak-banyaknya 600 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah ini setara dengan sekitar 25,91% dari total saham beredar.
Presiden Direktur ATIC, Harry Surjanto Hambali, menyampaikan bahwa dana hasil rights issue akan difokuskan untuk memperkuat struktur keuangan perseroan.
Secara rinci dana tersebut akan digunakan untuk Pelunasan obligasi jatuh tempo pada 11 Juli 2026, Mendukung kebutuhan kas dan fasilitas pembiayaan Serta tambahan modal kerja dan operasional jika masih terdapat sisa dana
Langkah ini menjadi strategi penting ATIC dalam menjaga likuiditas sekaligus memastikan keberlanjutan operasional di tengah kebutuhan pembiayaan yang meningkat.
Selain itu, RUPSLB juga menyetujui pengunduran diri Ignasius Jonan dari posisi Dewan Komisaris. Pengunduran diri ini akan efektif setelah pengangkatan komisaris baru dalam RUPS Tahunan terdekat.
Pada perdagangan hari ini Senin (30/3) saham ATIC turun 0,89 persen ke level Rp555.


