Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi pertama Jumat (24/7/2026). IHSG ditutup merosot 110,67 poin atau 1,75% ke level 6.204,63, seiring aksi jual yang melanda hampir seluruh saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pelemahan IHSG terjadi setelah seluruh indeks sektoral bergerak di zona merah. Tekanan terbesar berasal dari sektor barang konsumen siklikal yang anjlok 3,21%, diikuti sektor barang baku yang turun 3,12%, serta sektor energi yang melemah 2,65%.
Hingga penutupan sesi pertama, aktivitas perdagangan mencatatkan volume transaksi mencapai 24,60 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp10,51 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, hanya 80 saham yang menguat, sementara 594 saham melemah dan 115 saham bergerak stagnan.
Di jajaran LQ45, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menjadi saham dengan pelemahan terdalam setelah anjlok 7,28%. Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 6,01%, disusul PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang melemah 5,08%.
Di tengah tekanan pasar, beberapa saham LQ45 masih mampu bertahan di zona hijau. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) memimpin daftar top gainers dengan kenaikan 1,77%, diikuti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menguat 0,33%, serta PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang naik tipis 0,10%.


