back to top

Komisaris AMMN Belanja Saham Lebih dari Rp12M Harga Pasar, Sinyal Apa?

Emitentrust.com – Komisaris PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), Alexander Ramlie, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui serangkaian transaksi pembelian yang dilakukan pada 17 Juli 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan pada 20 Juli 2026, Alexander Ramlie membeli sebanyak 3.138.500 saham AMMN melalui kepemilikan tidak langsung dengan tujuan investasi pribadi.

Transaksi tersebut dilakukan dalam empat kali pembelian, masing-masing sebanyak 203.800 saham pada harga Rp3.890 per saham, 1.280.600 saham pada harga Rp3.930 per saham, 269.000 saham pada harga Rp3.920 per saham, serta 1.385.100 saham pada harga Rp3.900 per saham.

Berdasarkan perhitungan dari rincian transaksi tersebut, total nilai pembelian mencapai sekitar Rp12,28 miliar.

Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Alexander Ramlie meningkat dari 185.777.760 saham atau setara 0,256% menjadi 188.916.260 saham atau sekitar 0,261% dari total saham yang memiliki hak suara.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa seluruh transaksi dilakukan untuk investasi pribadi dan bukan dalam rangka perubahan pengendalian perusahaan.

Alexander Ramlie juga menegaskan dirinya bukan merupakan pihak pengendali perseroan dan transaksi tersebut tidak mengubah status pengendalian AMMN.

Pada perdagangan hari ini Senin (20/7) saham AMMN naik 0,51 persen ke level Rp3.960.

Artikel Terkait

AGAR Punya Pengendali Baru! 510 Juta Saham Berpindah ke Suprajitno Sutomo

PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) mengumumkan telah terjadi perubahan pengendali setelah Suprajitno Sutomo resmi mengambil alih sebanyak 510 juta saham perseroan.

IHSG Ngebut 9 Hari Beruntun! DEWA Terbang, JGLE Ngegas ARA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren positifnya dengan mencatat reli selama sembilan hari perdagangan berturut-turut. Pada penutupan perdagangan Selasa (21/7/2026), IHSG

BEI Jatuhkan Sanksi dan Peringatan Tertulis ke 85 Emiten

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan status penyampaian Laporan Keuangan Interim per 31 Maret 2026. Hingga batas waktu yang ditetapkan, masih terdapat 85 perusahaan tercatat yang belum memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan dan/atau belum melunasi denda sehingga

Populer 7 Hari

Berita Terbaru