back to top

IHSG Berbalik Arah! Dari Hijau ke Merah di Akhir Perdagangan

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan Rabu (15/4/2026). IHSG ditutup melemah 52,36 poin atau turun 0,68% ke level 7.623,58.

Padahal, pada sesi pertama IHSG sempat mencatatkan penguatan 0,44% ke level 7.709,568. Namun tekanan jual di sesi kedua membuat indeks tak mampu mempertahankan tren positif.

Pergerakan IHSG dipengaruhi oleh kinerja sektoral yang cenderung beragam. Tercatat lima sektor menguat, sementara enam sektor lainnya melemah dan menyeret indeks ke zona merah.

Sektor transportasi menjadi penopang utama dengan kenaikan 3,45%, diikuti sektor perindustrian yang naik 1,54% serta sektor teknologi yang menguat 0,57%.

Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi penekan terbesar setelah turun 2,81%. Disusul sektor infrastruktur yang melemah 1,33% serta sektor barang konsumen siklikal yang terkoreksi 1%.

Dari sisi aktivitas perdagangan, volume transaksi tercatat mencapai 50,70 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp22,10 triliun. Sebanyak 380 saham menguat, 292 saham melemah, dan 149 saham stagnan.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya MLPT yang melonjak Rp4.050 ke level Rp24.300 per saham, SINI naik Rp675 menjadi Rp15.775, serta AADI yang menguat Rp500 ke Rp10.800 per saham.

Di sisi lain, tekanan jual terjadi pada saham ARKO yang turun Rp1.000 ke Rp7.800, ADMF melemah Rp725 ke Rp8.375, serta KONI yang terkoreksi Rp450 ke Rp2.610 per saham.

Adapun saham dengan frekuensi transaksi tertinggi dipimpin oleh BNBR sebanyak 192.200 kali transaksi senilai Rp1,06 triliun, diikuti ZATA sebanyak 111.262 kali senilai Rp300,3 miliar, serta BUMI sebanyak 99.072 kali dengan nilai transaksi Rp1,22 triliun.

Di indeks LQ45, saham-saham yang mengalami pelemahan terdalam antara lain Bumi Resources Tbk (BUMI) yang turun 3,82%, Bank Central Asia Tbk (BBCA) melemah 2,96%, dan Barito Pacific Tbk (BRPT) yang terkoreksi 2,46%.

Sementara itu, saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar di LQ45 di antaranya Vale Indonesia Tbk (INCO) yang naik 5,84%, Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) menguat 4,85%, serta Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang naik 4,36%.

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru