Emitentrus.com- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (26/2/2026) di zona merah. IHSG ditutup melemah 86,96 poin atau 1,04% ke level 8.235,26, setelah sepanjang hari berada dalam tekanan jual.
Pelemahan terjadi merata di seluruh indeks sektoral, mencerminkan sentimen pasar yang cenderung negatif hingga akhir sesi.
Sektor transportasi mencatatkan pelemahan terdalam dengan penurunan 4,54%. Disusul sektor barang konsumen siklikal yang turun 2,59% serta sektor infrastruktur yang terkoreksi 2,41%.
Tekanan jual tampak dominan di lantai bursa. Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 568 saham melemah, hanya 146 saham yang menguat, dan 105 saham stagnan.
Total volume perdagangan mencapai 56,04 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp27,61 triliun, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meski IHSG terkoreksi dalam.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya TKIM sebesar Rp1.825 menjadi Rp10.975 per lembar dan FISH sebesar Rp400 menjadi Rp2.000 lembar serta HRTA sebesar Rp320 menjadi Rp3.200 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MLPT sebesar Rp4.100 menjadi Rp27.900 per lembar dan ARKO sebesar Rp1.475 menjadi Rp8.475 serta UNTR sebesar Rp1.100 menjadi Rp30.400 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BIPI sebanyak 209.706 kali senilai Rp1,6 triliun kemudian BUMI sebanyak 115.320 kali senilai Rp1,6 triliun dan KAQI sebanyak 108.204 kali senilai Rp276 miliar.
Top losers LQ45, Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) (-5,56%), XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) (-5,36%) dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) (-4,71%)
Sedangkan Top gainers LQ45, Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) (2,28%), Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (1,61%) dan Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) (1,39%).


