back to top

IHSG Melemah 0,55% ke Level 8.537, Transaksi Tembus Rp21T

EmTrust– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 46,871 poin atau 0,546% ke level 8.537,911 pada perdagangan Rabu (24/12).

Pergerakan IHSG didominasi tekanan jual, tercermin dari 602 saham melemah, sementara 350 saham menguat dan 238 saham stagnan. Nilai transaksi bursa pada perdagangan hari ini tercatat mencapai Rp21 triliun.

Di jajaran saham penguat, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) melonjak Rp1.175 ke level Rp13.000 per saham. Disusul MD Pictures Tbk (FILM) yang naik Rp1.025 menjadi Rp11.700 per saham, serta Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) yang menguat Rp825 ke posisi Rp24.350 per saham.

Sementara itu, tekanan jual menekan sejumlah saham berkapitalisasi besar. DCI Indonesia Tbk (DCII) turun Rp6.350 ke level Rp228.800 per saham. Saham Pollux Properti Indonesia Tbk (POLU) terkoreksi Rp1.875 menjadi Rp13.125 per saham, sedangkan Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah Rp1.025 ke posisi Rp104.100 per saham.

Adapun saham-saham yang paling aktif diperdagangkan hari ini antara lain Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan frekuensi transaksi 176.097 kali senilai Rp1,77 triliun. Selanjutnya INET yang ditransaksikan sebanyak 132.023 kali dengan nilai Rp726 miliar, serta PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yang diperdagangkan 95.514 kali senilai Rp394 miliar.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru