IHSG Naik Tipis di Sesi I, UNTR Terbang, GOTO Ambruk ARB

IHSG Naik Tipis di Sesi I, UNTR Terbang, GOTO Ambruk ARB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan sesi pertama, Rabu (30/9/2026). IHSG naik 0,15% atau 9,186 poin ke level 6.130,886.
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis pada perdagangan sesi pertama, Rabu (30/9/2026). IHSG naik 0,15% atau 9,186 poin ke level 6.130,886.

Penguatan IHSG hingga jeda siang ditopang kenaikan tujuh indeks sektoral. Tiga sektor dengan penguatan terbesar adalah IDX-Industry yang naik 1,63%, IDX-NonCyc menguat 1,06%, dan IDX-Basic tumbuh 0,91%.

Dari jajaran saham LQ45, PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi saham dengan kenaikan terbesar. Saham UNTR melonjak 4,27% ke level Rp26.250 per saham.

Selanjutnya, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menguat 3,67% menjadi Rp2.260 dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA) naik 2,94% ke Rp350 per saham.

Sementara itu, tekanan terbesar di jajaran LQ45 datang dari PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Saham GOTO anjlok 13,51% menjadi Rp32 per saham.

Kemudian, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melemah 3,77% ke Rp1.405, sedangkan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 2,35% menjadi Rp1.455 per saham.

Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan hingga sesi pertama mencatatkan volume sebesar 19,6 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp6,4 triliun.

Sebanyak 409 saham tercatat mengalami kenaikan harga, sementara 236 saham turun dan 143 saham lainnya stagnan.

Beberapa saham mencatatkan kenaikan harga cukup besar. UNTR naik Rp1.075 menjadi Rp26.250 per saham, PT Panca Global Kapital Tbk (PGUN) melonjak Rp750 menjadi Rp10.100, sedangkan PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) meningkat Rp670 menjadi Rp4.200 per saham.

Di sisi lain, penurunan harga terbesar antara lain terjadi pada PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA) yang turun Rp1.100 menjadi Rp6.300 per saham. Kemudian PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) melemah Rp575 menjadi Rp11.425 dan PT Akasha Wira International Tbk (ADES) turun Rp500 ke Rp35.450 per saham.

Dari sisi frekuensi transaksi, PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE) menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan dengan 91.720 kali transaksi, dengan nilai mencapai Rp13,4 miliar.

Berikutnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) diperdagangkan sebanyak 19.125 kali dengan nilai transaksi Rp547 miliar, sedangkan PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) tercatat sebanyak 18.271 kali dengan nilai transaksi Rp28,9 miliar.