back to top

IHSG Tergelincir di Penutupan, Saham Teknologi Rontok 2,82%

EmTrus – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Rabu (17/12/2025) di zona merah. IHSG ditutup melemah 9,124 poin atau 0,11% ke level 8.677,345, seiring tekanan yang datang dari sejumlah sektor utama.

Pelemahan IHSG dipicu oleh empat indeks sektoral yang bergerak negatif. IDX Sektor Teknologi menjadi penekan terbesar setelah anjlok 2,82%. Selanjutnya, IDX Sektor Barang Konsumen Siklikal (Cyclic) turun 1,16%, diikuti IDX Sektor Barang Baku melemah 0,22%, serta IDX Sektor Properti terkoreksi 0,18%.

Meski ditutup melemah, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau ramai. Total volume transaksi mencapai 53,3 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp37,5 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 379 saham menguat, 284 saham melemah, dan 140 saham bergerak stagnan.

Di jajaran saham yang mencatatkan kenaikan harga, PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) melonjak Rp925 menjadi Rp11.575 per lembar. PT Konsolindo Networks Tbk (KONI) naik Rp550 menjadi Rp3.600 per saham, sementara PT Satria Mitra Selaras Tbk (SSTM) menguat Rp500 ke level Rp2.520 per lembar.

Sebaliknya, sejumlah saham unggulan mengalami tekanan. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun Rp1.900 menjadi Rp63.800 per lembar. PT MD Pictures Tbk (FILM) terkoreksi Rp975 ke Rp8.925 per saham, sedangkan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melemah Rp700 ke Rp106.300 per lembar.

Dari sisi frekuensi perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang teraktif dengan 121.394 kali transaksi senilai Rp1,4 triliun. Disusul PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) sebanyak 90.130 kali senilai Rp334 miliar, serta PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dengan 63.172 kali transaksi senilai Rp551 miliar.

Untuk saham-saham dalam indeks LQ45, tekanan terbesar dialami PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang anjlok 9,18% ke level Rp1.335. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) menyusul turun 7,24% ke Rp410, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 3,57% ke Rp3.510 per saham.

Sementara itu, saham top gainers LQ45 dipimpin oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melesat 6,06% ke Rp1.225. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 4,53% ke Rp2.770, dan PT XL SMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) menguat 4,05% ke Rp3.850 per lembar.

Artikel Terkait

OJK Denda Dirut dan Bekukan KGI Sekuritas!

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi kepada PT KGI Sekuritas terkait penawaran umum perdana saham alias Initial Public Offering (IPO) PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE) yang dinilai sarat masalah. Hal ini terkait keterlibatan orang dalam KGI Sekuritas dalam pemesanan jatah saham IPO IPPE.

Grup Bakrie (BNBR) Kantongi Restu Right Issue

Laba bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 502,74 miliar, naik 49,6% dibanding tahun sebelumnya Pendapatan bersih Perseroan selama 2025 sebesar Rp 3,74 triliun

Laba CMRY Melejit 34%! Tembus Rp2T di 2025

PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) mencatat kinerja gemilang sepanjang 2025. Perseroan membukukan laba bersih Rp2,03 triliun, melonjak sekitar 34,4% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp1,51 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru