back to top

INCO Bagi 60% Laba 2025 Jadi Dividen, Cum Date 10 Juni

Emitentrust.com – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) akan membagikan dividen final tunai untuk Tahun Buku 2025 sebesar 60% dari laba bersih Perseroan. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada 2 Juni 2026.

Setiap pemegang saham INCO berhak memperoleh dividen final sebesar US$0,00433 per saham secara bruto.

Manajemen INCO dalam keterangannya Kamis (4/6) menjelaskan bahwa pembayaran dividen akan dilakukan dalam mata uang Rupiah, baik untuk pemegang saham scripless maupun pemegang saham dalam bentuk warkat (scrip). Nilai konversi dividen akan mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia yang berlaku pada 12 Juni 2026.

“Dividen akan dibayarkan dalam Rupiah berdasarkan kurs tengah yang ditetapkan oleh Bank Indonesia pada tanggal 12 Juni 2026,” tulis manajemen.

Pemegang saham yang berhak menerima dividen adalah mereka yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) Perseroan pada tanggal 12 Juni 2026 pukul 16.00 WIB atau sesuai catatan saldo efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Adapun jadwal perdagangan saham dengan hak dividen (cum dividen) di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 10 Juni 2026, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi berlangsung pada 11 Juni 2026.

Sementara itu, cum dividen di pasar tunai ditetapkan pada 12 Juni 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 15 Juni 2026.

Perseroan menjadwalkan pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham pada 26 Juni 2026.

Pada perdagangan hari ini Kamis (4/6) saham INCO turun 6,4 persen ke level Rp4.040.

Artikel Terkait

BULL Gelar RUPST 26 Juni, Akankah Bagi Dividen?

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Juni 2026 di Sampoerna Strategic Square Tower Utara, Lantai 3A Ruang Anggrek 1-3, Jakarta Selatan.

ADMG Tak Bagi Dividen, RUPS Perpanjang Bacelius Ruru dan Gautama Hartarto

PT Polychem Indonesia Tbk (ADMG) memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan masih membukukan kerugian pada periode tersebut.

IHSG Longsor 3,48% di Sesi I, WIFI & DEWA Ambles 9,5%

IHSG masih berada dalam tekanan berat hingga penutupan perdagangan sesi pertama Kamis (4/6/2026). IHSG merosot 206,81 poin atau 3,48% ke level 5.734,256.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru