back to top

BKDP Masuk Papan Pemantauan Khusus Mulai Besok

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan saham PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) masuk dalam daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus. Status tersebut mulai berlaku efektif pada 30 Juni 2026.

Berdasarkan pengumuman Bursa, BKDP masuk ke dalam Kriteria Nomor 10, yakni emiten yang dikenakan penghentian sementara (suspensi) perdagangan efek selama lebih dari satu Hari Bursa yang disebabkan oleh aktivitas perdagangan.

Dengan masuknya BKDP ke dalam papan pemantauan khusus, saham perseroan akan diperdagangkan mengikuti ketentuan yang berlaku bagi efek dalam pemantauan khusus di BEI hingga terdapat perubahan status berdasarkan evaluasi Bursa.

BEI menyampaikan bahwa perubahan status tersebut mulai efektif pada 30 Juni 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Bursa meningkatkan perlindungan investor serta transparansi terhadap kondisi perdagangan emiten yang memenuhi kriteria pemantauan khusus.

Sebelumnya, BEI mensuspensi saham BKDP pada perdagangan tanggal 29 Mei 2026 karena terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor.

Artikel Terkait

KDTN Ungkap Lepas Pengelolaan 4 Swiss-Belexpress Hotel, Ini Alasannya

PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mengalihkan perjanjian pengelolaan dan pengoperasian empat unit Swiss-Belexpress Hotel di sejumlah rest area jalan tol kepada PT Hikmah Bersama Sentosa. Pengalihan tersebut efektif berlaku sejak 26 Juni 2026

IHSG Ditutup Ambles 1,28%, Hanya Sektor Properti Bertahan Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan tren pelemahan pada awal pekan setelah sebelumnya ditutup di zona merah pada akhir pekan lalu. Pada penutupan perdagangan Senin (29/6/2026), IHSG ambruk 75,34 poin atau 1,28% ke level 5.820,79.

Grup Salim (LSIP) Tebar Dividen Rp83 per Saham

PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) emiten grup Salim menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp83 per saham kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru