INET Beber Free Float, Adhie Masardi Kuasai 59,77% Pemilik Manfaat Ahkir

INET Beber Free Float, Adhie Masardi Kuasai 59,77% Pemilik Manfaat Ahkir
Bacakan Artikel

EmitenTrust.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) mencatat perubahan pada komposisi saham publik sepanjang Agustus 2026. Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK, porsi saham free float INET turun menjadi 39,37% pada akhir Agustus 2026 dari 39,63% pada bulan sebelumnya.

Penurunan tersebut terjadi ketika jumlah saham free float berkurang dari 8,867 miliar saham menjadi 8,809 miliar saham, atau menyusut sekitar 58,68 juta saham dalam sebulan.

Di sisi lain, laporan tersebut juga mengungkap sosok pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) INET. Nama Adhie M. Masardi yang berdomisili di Persada Kemala Blok 25 Bekasi Barat tersebut tercatat sebagai pemilik manfaat pada PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, perusahaan yang menjadi pemegang saham langsung INET.

PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara menggenggam 13,374 miliar saham INET, setara sekitar 59,77% dari total saham perseroan pada akhir Agustus 2026. Dengan demikian, Adhie M. Masardi tercatat sebagai pemilik manfaat sekaligus pengendali pada tingkat individu.

Jumlah saham INET yang tercatat di Bursa pada akhir Agustus mencapai 22,375 miliar saham, turun tipis dibandingkan posisi akhir bulan sebelumnya sebanyak sekitar 22,376 miliar saham.

Perubahan juga terlihat dari jumlah pemegang saham nasabah pemilik Single Investor Identification (SID). Jumlahnya turun menjadi 150.498 investor, dibandingkan 156.414 investor pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, kepemilikan saham oleh jajaran direksi dan komisaris relatif sangat kecil. Dalam laporan tersebut tercatat sebanyak 33.833 saham dimiliki anggota direksi dan komisaris.

Selain saham, INET juga mencatat instrumen waran yang masih beredar. PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara memiliki 1,287 miliar waran, setara 55,9%, sedangkan masyarakat menguasai sekitar 1,014 miliar waran atau 44,1%. Komposisi tersebut tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.

Laporan bulanan tersebut disampaikan INET melalui Corporate Secretary Arki Rifazka dan menggunakan jasa PT Ficomindo Buana Registrar sebagai Biro Administrasi Efek.

Pada perdagangan Rabu (9/9) saham INET stagnan di level Rp366. Dalam sepekan terakhir naik 4,57 persen. Dalam enam bulan melonjak 61,9 persen. Namun secara tahunan (YTD) INET ambles 22,6 persen dari harga Rp472 pada 2 Januari 2026.