back to top

Investor KAQI Turun, Imam Sujono Pemilik Manfaat Akhir

Emitentrust.com- Struktur kepemilikan saham PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) menunjukkan dominasi kuat pemegang saham pengendali. Hingga akhir Februari 2026, porsi saham beredar di publik atau free float perseroan tercatat 21,68% atau sekitar 449,99 juta saham dari total 2,07 miliar saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia.

Berdasarkan laporan bulanan registrasi pemegang efek perseroan, mayoritas saham KAQI masih dikuasai oleh pemegang saham utama, yakni PT Tahtra Kertajaya Indonesia dengan kepemilikan 1,62 miliar saham atau setara 78,32%.

Di balik kepemilikan tersebut, figur Imam Sujono tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (beneficial owner) dari pemegang saham pengendali tersebut.

Sementara itu, kepemilikan saham oleh manajemen perseroan relatif sangat kecil. Komisaris Jantra Al Rasyid tercatat hanya memiliki 4.000 saham, sedangkan Direktur Imam Sujono juga memegang 4.000 saham secara langsung.

Adapun saham publik KAQI seluruhnya berada dalam bentuk non-warkat sebanyak 450 juta saham, yang setara dengan 21,68% dari total saham beredar.

Di sisi lain, jumlah investor KAQI tercatat 15.103 pemegang saham, turun 11,3 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 17.033 investor.

Artikel Terkait

Rugi WSBP Membengkak 65%! Beban Naik, Margin Ambruk di Kuartal I 2026

Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kinerja yang masih tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp144,70 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 65,6% dibandingkan rugi bersih Rp87,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Pemegang Saham Ini Lego 29 Juta KETR Harga Diskon

PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melaporkan bahwa PT Lintas Benua telah melepas kepemilikan sahamnya pada 16 dan 17 April 2026.

Maybank (BNII) Bagi Dividen Rp580M, Cek Jadwal Cum Date

Emiten perbankan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp580,08 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru