back to top

IPCC Catat Pendapatan Tergerus, Tapi Laba Tumbuh Tipis di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) pada kuartal I-2026 membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp52,81 miliar, tumbuh sekitar 3,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp51,17 miliar.

Sejalan dengan itu, laba per saham (EPS) juga meningkat menjadi Rp29,04, naik sekitar 3,2% dari Rp28,14 pada kuartal I-2025.

Dalam laporan keuangan Kuartal I-2026 yang diterbitkan Jumat (24/4) disebutkan bahwa IPCC mencatatkan pendapatan operasi Rp202,21 miliar, turun tipis sekitar 0,5% dibandingkan Rp203,27 miliar pada periode sebelumnya. Namun efisiensi biaya berhasil menopang kinerja.

Beban pokok pendapatan turun menjadi Rp118,45 miliar dari Rp125,52 miliar, sehingga laba bruto meningkat 7,7% menjadi Rp83,76 miliar dari Rp77,75 miliar.

Kinerja operasional juga menunjukkan perbaikan dengan laba usaha naik 12% menjadi Rp65,29 miliar dari Rp58,30 miliar. Sementara itu, laba sebelum pajak tercatat Rp68,85 miliar atau meningkat sekitar 8,3% dari Rp63,59 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp2,04 triliun per 31 Maret 2026, turun sekitar 0,9% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp2,06 triliun.

Total liabilitas turun cukup signifikan menjadi Rp626,22 miliar dari Rp697,43 miliar atau turun sekitar 10,2%, mencerminkan perbaikan struktur keuangan. Sementara itu, ekuitas meningkat menjadi Rp1,41 triliun dari Rp1,36 triliun atau naik sekitar 3,9%.

Pada perdagangan hari ini Jumat (24/4) saham IPCC drop 0,38% di level Rp1.310.

Artikel Terkait

Aksi Beruntun! Investor Ini Guyur Jutaan Saham TRJA di Pasar

Aksi divestasi berlanjut di saham transportasi PT Transkon Jaya Tbk (TRJA). Damai Investama Sukses kembali melepas saham dalam jumlah lebih besar pada periode 21–23 April 2026.

Diakuisisi Grup Astra, Begini Strategi Baru Mega Manunggal (MMLP)

PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perkembangan pasca aksi pengambilalihan oleh PT Saka Industrial Arjaya (SIA) dan pelaksanaan Mandatory Tender Offer (MTO).

Bank Woori (SDRA) Catat Laba Turun 30%, Sisa Rp106M di Kuartal I

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp106,83 miliar, turun 30,79%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru