back to top

ISSP Ungkap Surat Utang Jatuh Tempo Rp352M Bulan Depan

Emitentrust.com- Emiten produsen pipa baja PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk (ISSP) memastikan kesiapan dana untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2023 Seri B serta Sukuk Ijarah Tahap I Tahun 2023 Seri B yang akan jatuh tempo pada April 2026.

Corporate Secretary ISSP, Johanes W Edward, menyampaikan bahwa Perseroan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok obligasi sebesar Rp211,3 miliar dan sukuk senilai Rp141,1 miliar.

Dengan demikian, total dana yang disiapkan Perseroan untuk pelunasan instrumen utang tersebut mencapai sekitar Rp352,4 miliar.

“Dana untuk pembayaran pokok Obligasi dan Sukuk Seri B yang jatuh tempo pada 4 April 2026 akan berasal dari kas internal Perseroan,” ujar Johanes dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3).

Kinerja 2025 Cetak Rekor

Di sisi kinerja, PT Steel Pipe Industry of Indonesia Tbk mencatat hasil yang solid sepanjang tahun buku 2025. Perseroan berhasil membukukan laba bersih tertinggi sepanjang sejarah sebesar Rp534,2 miliar, atau tumbuh 0,78% secara tahunan (YoY).

Tak hanya itu, kinerja profitabilitas juga menunjukkan peningkatan. Margin laba kotor naik menjadi 19,1%, sementara margin laba bersih meningkat menjadi 9,0%.

Artikel Terkait

Rugi WSBP Membengkak 65%! Beban Naik, Margin Ambruk di Kuartal I 2026

Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan kinerja yang masih tertekan pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp144,70 miliar hingga 31 Maret 2026, meningkat 65,6% dibandingkan rugi bersih Rp87,40 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya

Pemegang Saham Ini Lego 29 Juta KETR Harga Diskon

PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR) melaporkan bahwa PT Lintas Benua telah melepas kepemilikan sahamnya pada 16 dan 17 April 2026.

Maybank (BNII) Bagi Dividen Rp580M, Cek Jadwal Cum Date

Emiten perbankan, PT Bank Maybank Indonesia Tbk, resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 dengan total nilai mencapai Rp580,08 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru