back to top

ITIC Tahan Seluruh Laba 2025 Rp20,33M, Tidak Ada Dividen!

Emitentrust.com – PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham atas kinerja tahun buku 2025. Seluruh laba bersih sebesar Rp20,33 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan Perseroan.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 15 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 711,61 juta saham atau 75,65% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga menerima dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja, Suhartono dengan opini wajar.

Pada agenda perubahan pengurus, pemegang saham menerima pengunduran diri Andre Martinus dari jabatan Direktur Perseroan. Sebagai penggantinya, RUPST mengangkat Deny sebagai Direktur baru yang efektif sejak ditutupnya rapat.

Dengan keputusan tersebut, susunan Direksi ITIC menjadi Djonny Saksono sebagai Direktur Utama dan Deny sebagai Direktur. Sementara Dewan Komisaris terdiri atas Shirley Suwantinna sebagai Komisaris Utama dan Suprihadi sebagai Komisaris Independen.

RUPST juga menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan guna menyesuaikan dengan Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI 2025).

Pada perdagangan hari ini Kamis (18/6) saham ITIC turun 0,98 persen ke level Rp202.

Artikel Terkait

MTEL Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026, Ini Mesin Pertumbuhannya

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/IDX: MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp1,11 triliun pada semester I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan naik 2,1% secara

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru