back to top

Kasus Berbuntut Tekanan Pasar, Saham PIPA Ambles ARB

Emitentrust.com – Kasus Initial Public Offering (IPO) PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) yang tengah diproses aparat penegak hukum mulai berdampak langsung ke pasar. Saham PIPA tertekan tajam dan menyentuh auto rejection bawah (ARB) pada perdagangan Rabu (4/2/2026).

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PIPA ambles 14,6% dan ditutup di level Rp181 per saham, yang merupakan batas bawah pergerakan harga harian.

Tekanan jual terhadap saham PIPA terjadi seiring mencuatnya proses penyidikan yang dilakukan Dittipideksus Bareskrim Polri terkait dugaan tidak layaknya PIPA melantai di bursa saat IPO.

Dalam sepekan terakhir, kinerja saham PIPA terus memburuk. Saham ini tercatat turun 10,4% dari posisi Rp202 pada 29 Januari 2026. Jika ditarik lebih panjang, dalam satu bulan terakhir saham PIPA telah anjlok sekitar 30% dari level Rp260 pada 5 Januari 2026.

Seperti diketahui, penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri menemukan fakta bahwa PT Multi Makmur Lemindo Tbk sejatinya dinilai tidak memenuhi kelayakan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia, khususnya karena valuasi aset perusahaan tidak memenuhi persyaratan pencatatan.

Meski demikian, dalam proses penawaran umum perdana saham, PIPA tetap berhasil menghimpun dana sekitar Rp97 miliar. Dalam aksi korporasi tersebut, PT Shinhan Sekuritas Indonesia bertindak sebagai penjamin emisi efek (underwriter).

Sebagai bagian dari proses penyidikan, Bareskrim Polri telah melakukan penggeledahan di kantor PT Shinhan Sekuritas Indonesia guna mencari dan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan peran perusahaan sekuritas tersebut dalam proses IPO PIPA.

Artikel Terkait

GUNA Tetapkan Dividen Rp7,46 per Lembar, Cum 9 Juni

PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham sebesar Rp7,46 per saham dari laba tahun buku 2025.

SMKL Siapkan Dividen Rp10,25M, Cum Date Besok!

PT Satyamitra Kemas Lestari Tbk (SMKL) resmi membagikan dividen tunai sebesar Rp10,25 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026

Victoria Care (VICI) Tebar Dividen Rp33,54M

PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp33,54 miliar atau Rp5 per saham kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025

Populer 7 Hari

Berita Terbaru