Emitentrust.com – PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp58,48 miliar atau Rp12 per saham kepada pemegang saham. Dividen tersebut berasal dari saldo laba ditahan perseroan per 31 Desember 2025 yang mencapai US$180,41 juta.
Keputusan pembagian dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 18 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 75,56% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan perseroan, cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 26 Juni 2026, sedangkan ex dividen pada 29 Juni 2026. Adapun cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 30 Juni 2026 dan ex dividen pada 1 Juli 2026. Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 30 Juni 2026 pukul 16.00 WIB berhak memperoleh dividen yang akan dibayarkan pada 20 Juli 2026.
Selain menyetujui pembagian dividen, pemegang saham juga menetapkan laba bersih tahun buku 2025 sebesar US$2,04 juta untuk dibukukan sebagai laba ditahan guna mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan usaha perseroan.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham memberikan persetujuan atas perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang mencakup penambahan sejumlah kegiatan usaha baru. Bidang usaha baru tersebut meliputi pergudangan dan penyimpanan, penyediaan akomodasi lainnya, kawasan pariwisata, jasa informasi pariwisata, serta jasa informasi daya tarik wisata.
Manajemen menjelaskan penambahan kegiatan usaha tersebut telah didukung oleh studi kelayakan yang disusun Kantor Jasa Penilai Publik Felix Sutandar dan Rekan. Selain itu, perubahan Anggaran Dasar juga dilakukan untuk menyesuaikan klasifikasi usaha dengan KBLI 2025 sesuai Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 7 Tahun 2025.
Pada perdagangan hari ini Senin (12/6) saham KKGI turun 0,70 persen ke level Rp284 per lembar.


