back to top

Komisaris INPP Meryana Hartono Mendadak Mundur, Kenapa?

Emitentrust.com – PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) menyampaikan bahwa salah satu komisarisnya, Meryana Hartono, mengundurkan diri dari jabatannya.

Corporate Secretary INPP, Ispandiati Makmur, dalam keterbukaan informasi pada Jumat (17/4/2026) menyampaikan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri tersebut pada tanggal yang sama.

“Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Meryana Hartono pada 17 April 2026. Selanjutnya, Perseroan akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk memperoleh persetujuan atas pengunduran diri tersebut,” tulis manajemen.

selanjutnya kami akan melakukan rapat pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku terkait pengesahan atas pengunduran diri tersebut.

Sebagai catatan, Meryana Hartono memiliki rekam jejak panjang di dunia korporasi. Ia memulai karier profesionalnya sebagai Komisaris di PT Adrindo Intisarana pada tahun 2004.

Selain itu, ia juga tercatat masih menjabat sebagai Komisaris di PT Griya Inti Perkasa sejak 2007 serta PT Adrindo Intiperkasa sejak 2008. Di PT Indonesian Paradise Property Tbk sendiri, ia merupakan bagian dari jajaran komisaris sebelum akhirnya memutuskan mundur.

Artikel Terkait

MDIY Bagi Dividen Rp443M! Investor Kebagian Rp17,62 per Saham, Ini Jadwalnya

PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp443,85 miliar kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TRIN Tak Bahas Dividen, RUPST Setujui Rombak Direksi

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) memperoleh persetujuan pemegang saham atas seluruh agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni 2026. Salah satu keputusan penting dalam rapat

Rugi KRYA Bengkak Jadi Rp84M, Meski Pendapatan Melonjak 247% di 2025

PT Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk (KRYA) mencatatkan lonjakan pendapatan sepanjang 2025. Emiten konstruksi ini membukukan pendapatan bersih sebesar Rp216,25 miliar

Populer 7 Hari

Berita Terbaru