Emitentrust.com – PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) berhasil memperkecil rugi bersih pada semester I-2026 seiring dengan meningkatnya penjualan dan membaiknya profitabilitas. Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp33,13 miliar, turun 23,93% dibandingkan rugi Rp43,55 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Perbaikan kinerja ditopang oleh penjualan bersih yang naik 17,93% menjadi Rp79,04 miliar pada semester I-2026, dibandingkan Rp67,03 miliar pada semester I-2025. Di saat yang sama, beban pokok penjualan berhasil ditekan menjadi Rp71,13 miliar dari Rp76,99 miliar, sehingga Perseroan membalikkan kondisi dari rugi bruto Rp9,96 miliar menjadi laba bruto Rp7,92 miliar.
Perbaikan tersebut turut tercermin pada rugi per saham yang menyusut menjadi Rp10,69 per saham, dibandingkan Rp14,05 per saham pada semester I-2025.
Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset Indofarma tercatat sebesar Rp510,83 miliar, turun dari Rp535,99 miliar pada posisi akhir 2025. Sementara itu, total liabilitas meningkat tipis menjadi Rp1,25 triliun dari Rp1,24 triliun pada 31 Desember 2025.


